Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Jenderal Soengkono, Berperan Besar saat Pertempuran Surabaya dan Pemberontakan PKI Madiun

Tim Okezone , Jurnalis-Kamis, 19 Januari 2023 |06:41 WIB
Kisah Jenderal Soengkono, Berperan Besar saat Pertempuran Surabaya dan Pemberontakan PKI Madiun
Mayjen TNI (Purn) Soengkono (Foto : nationaalarchief.nl)
A
A
A

Biografi Mayjen Soengkono

Mengutip jurnal yang diterbitkan Universitas Negeri Surabaya berjudul Peran Mayjen Sungkono dalam Mempertahankan Kemerdekaan di Jawa Timur karya Septiana Alrianingrum, Soengkono lahir pada 1 Januari 1911 di Purbalingga, Jawa Tengah. Ayahnya bernama Ki Tawireja dan ibunya Rinten.

Soengkono lahir dari keluarga biasa. Ayahnya bekerja sebagai penjahit dan pedagang pakaian. Keahlian ini diturunkan kepada Soengkono. Ketika masa perang kemerdekaan, Soengkono menjahit pakaiannya sendiri.

Sementara sang ibu meninggal dunia tak lama setelah melahirkan Soengkono. Ayahnya kemudian menikah lagi dengan Kartinem, seorang perancang dan penjualan getuk. Setiap jam 2 pagi Soengkono kecil membantu ibunya mempersiapkan segala kebutuhan untuk dijualbelikan.

Soengkono mulai belajar di Sekolah Ongko Loro Muhammadiyah Purbalingga. Ia kemudian pindah ke HIS, sekolah dasar di zaman Belanda. Setelah lulus HIS, Soengkono merantau ke Surabaya dan melanjutkan pendidikan ke MULO (Meer Iutgebreid Lager Onderwijs).

Pada 1933, Soengkono melanjutkan pendidikan di Sekolah Teknik Perkapalan atau KIS (Kweeksschool voor Islandsche Scheepelingen) di Makassar. Sekolah ini sengaja didirikan Belanda bagi pribumi untuk ditempatkan di kapal perang yang menjaga perairan Hindia Belanda. Setelah lulus, Soengkono diangkat menjadi mecanicien atau tenaga teknik di Vliegkamp-Morokrembangan Surabaya yang merupakan bagian dari instansi kemiliteran Belanda.

Soengkono mulai terlibat pergerakan dengan bergabung Inlandshe Marine Bond (IMB), pergerakan pelaut Indonesia. Pada 1933, ia dan rekan-rekannya melakukan mogok kerja karena adanya pemotongan gaji 17% bagi para pelaut. Soengkono pun ditangkap dan dibawa ke sebuah kamp di Sukolilo, Madura.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement