Sementara itu, menurut Komandan Pleton Damkar Sektor Kramat Jati, Tri Hadi Wahyono mengungkapkan korban dievakuasi menggunakan tali bersistem pulling dengan skala 4:1.
"Proses evakuasi kita lakukan dengan memasangkan tali ke badan korban secara full body. Beruntungnya, korban masih bisa diajak komunikasi sehingga memudahkan proses evakuasi," terang Hadi.
Menurut informasi, Hadi menjelaskan korban hanya ingin mencari anaknya namun berhalusinasi melihat anaknya masuk ke dalam sumur.
"Awalnya dia mencari anaknya, tiba-tiba dia melihat anaknya lari masuk ke dalam sumur. Ketika korban mengejar hingga masuk tercebur ke dalam sumur, dia baru sadar kalau dia berada di dalam sumur," kata Hadi.
Lebih lanjut, korban N (45) mengaku melihat anaknya benar-benar masuk ke dalam sumur.
"Kirain aku, anak aku lari masuk ke dalam sumur. Akhirnya aku nyebur deh," ujarnya selepas dievakuasi dari lubang sumur.
Saat proses evakuasi berlangsung, korban N melantunkan nyanyian shalawat di dalam sumur tersebut. Sembari dipasangkan tali, korban sempat berteriak sembari mengaku malu dan kedinginan.
(Nanda Aria)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.