Seperti diketahui, Afghanistan dilaporkan memiliki mineral tanah yang langka senilai sekitar USD1 triliun, termasuk deposit litium yang sangat besar, tetapi perang selama beberapa dekade telah menghambat pengembangan sektor pertambangan Afghanistan.
Litium adalah komponen penting dalam baterai yang dapat diisi ulang dan digunakan dalam teknologi bersih untuk mengatasi perubahan iklim, sehingga mendorong permintaan global untuk logam jenis tersebut ke tingkat yang lebih tinggi.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.