Share

Seorang Bridesmaid Meregang Nyawa Usai Pesta Pernikahan Sahabatnya, 2 Pelaku Serahkan Diri ke Polisi

Fatmawati, Okezone · Rabu 25 Januari 2023 12:08 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 25 18 2752627 seorang-bridesmaid-meregang-nyawa-usai-pesta-pernikahan-sahabatnya-2-pelaku-serahkan-diri-ke-polisi-cppISaJyNL.jpg Ilustrasi. (Foto: Rsvpmagazine)

CHINA – Pesta pernikahan menjadi momen sakral dan membahagiakan bagi pasangan suami istri maupun kerabat terdekat mereka.

Sayangnya, kebahagian tersebut tidak dirasakan seorang sahabat mempelai wanita yang ditugaskan sebagai bridesmaid. Perempuan cantik asal China itu meregang nyawa tepat setelah pesta pernikahan berlangsung.

Melangsir eva.vn, Pernikahan yang digelar pada tahun 2009 di Provinsi Hebei, China ini milik pasangan Qian dan kekasihnya setelah berpacaran selama 4 tahun.

Keduanya berasal dari keluarga terpandang, sehingga pernikahan mereka dilangsungkan di sebuah hotel mewah di China. Pernikahan tersebut bahkan dihadiri oleh banyak tamu undangan.

Zhang yang saat itu menjadi bridesmaid dan bertugas mengiring Qian selama pernikahan berlangsung, mencuri perhatian berkat kecantikannya.

Penampilannya yang cantik dengan tubuh ramping tentunya tak mengherankan jika sejak sekolah, Zhang sudah dikenal sebagai primadona yang menjadi incaran siswa laki-laki.

 Baca juga: Sebanyak 12.658 Orang Meninggal dalam Sepekan, China Janji Perbarui Data Covid

Namun, Zhang tidak pernah berpacaran dan lebih fokus mengejar pendidikan dan kariernya.

Setelah lulus studi di universitas, ia kembali melanjutkan pendidikan untuk meraih gelar master dan doktor.

Berkat kepintaran dan kecantikannya itu, Zhang menerima banyak pujian sebagai wanita sempurna.

Pesta pernikahan berjalan lancar. Menurut adat, setelah upacara pernikahan selesai, kedua mempelai diperbolehkan untuk melangsungkan sebuah prosesi untuk memeriahkan suasana.

Pada prosesi yang juga dihadiri oleh bridesmaid dan groomsmen ini, Zhang merasa ada yang memperhatikan dan menyentuhkan. Meski mulai merasa tidak nyaman, ia tetap menahan dan bersikap baik-baik saja dan tidak ingin mengacaukan acara pernikahan sahabatnya itu.

Acara kemudian berlanjut dengan usulan para groomsmen dari pihak pengantin pria. Mereka bersama-sama pergi ke tempat karaoke untuk bernyanyi dan bersenang-senang.

Zhang yang saat itu hanya duduk di sudut ruangan dipaksa untuk meminum alkohol alkohol melalui permainan dadu oleh para groomsman.

Siapa saja yang memiliki angka lebih rendah dibanding pemain lainnya, harus meminum alkohol.

Dipaksa untuk meminum alkohol dalam jumlah yang cukup banyak, membuatnya mabuk bahkan tak bisa berdiri sendiri. Zhang kemudian dibawa kembali ke hotel untuk istirahat.

Namun rupanya kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh Wang dan Liu untuk merencanakan niat jahat mereka untuk melecehkan Zhang.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Sempa tersadar dan berusaha melawan, Wang justru menutup wajah Zhang dengan bantal agar tidak kembali memberontak.

Liu juga melakukan hal yang sama dengan Wang ketika Zhang masih terus berusaha untuk melepaskan diri.

Usaha mereka berhasil untuk melumpuhkan Zhang. Namun sayangnya, wanita cantik tersebut justru tewas dan sudah tidak bernapas lagi.

Menyadari perbuatannya, Wang dan Liu akhirnya pergi ke kantor polisi untuk menyerahkan diri atas perbuatan mereka.

Keduanya dinyatakan bersalah atas percobaan pembunuhan berdasarkan Pasal 232 KUHP China dengan dijatuhi hukuman 15 tahun penjara dan 10 tahun pencabutan hak politik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini