Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Nostalgia Dua Komandan Pasukan Elite Digembleng Jenderal Kopassus saat Jadi Perisai Hidup Presiden

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Kamis, 26 Januari 2023 |10:08 WIB
Nostalgia Dua Komandan Pasukan Elite Digembleng Jenderal Kopassus saat Jadi Perisai Hidup Presiden
Doni Monardo bertemu mantan anak buahnya saat di Paspampres
A
A
A

Istri Hamil Tua

Kisah lainnya yang tak mungkin ia lupakan seumur hidup, adalah perhatian Doni Monardo terhadap hal-hal yang sangat pribadi dan bersifat humanis.

Tersebutlah, saat berangkat ke Korea, Oni meninggalkan istri yang sedang hamil anak pertama. Usia kandungan sudah lebih 8 bulan lebih. Artinya, bisa kapan saja istrinya melahirkan.

Suatu hari Doni mendatangi Oni dan bertanya, “Oni, saya perhatikan kamu seperti ada beban. Ada apa? Bicara saja,” begitu Doni menyapa Oni. Awalnya Oni menutupi, dan menjawab semua baik-baik saja.

Namun Doni tidak percaya begitu saja. Setelah dicecar, barulah Oni menceritakan ihwal istrinya yang tengah hamil tua. Setelah tahu, Doni langsung meminjamkan telepon seluler, yang ketika itu masih relative langka. “Problemnya adalah tempat latihan kami sangat terpencil, sehingga harus bersusah payah mencari signal,” kenangnya.

Pelukan Doni

“Pak Doni terkenal keras, galak. Tapi sekeras dan segalak-galaknya pak Doni, bukan marah yang mengada-ada. Selalu ada dasar. Setelah marah, diberi tahu salahnya di mana dan bagaimana seharusnya. Beliau memberi solusi sekaligus keteladanan. Terus terang, pola kepemimpinan pak Doni yang sampai sekarang menjadi mindset saya,” katanya.

Selama berinteraksi dengan Doni Monardo, Oni mengaku tidak pernah dimarahi. Sampai suatu ketika, Oni sempat bertanya, “Kenapa komandan tidak pernah memarahi saya.” Doni tersenyum, dan menjawab, “Ya itu artinya saya tidak pernah menemukan kesalahan yang kamu perbuat.”

Banyak hal yang ia petik dari pola kepemimpinan Doni Monardo. Sama seperti halnya Wahyu Hidayat, Dan Paspampres yang berasal dari Paskhas, yang menerapkan kepemimpinan ala Doni Monardo di satuan elit TNI-AU. Oni pun demikian. Saat ia kembali ke satuan Marinir TNI-AL, ia pun mewariskan pola kepemimpinan ala Doni Monardo kepada para prajurit yang dipimpinnya.

Oni juga menilai Doni Monardo sebagai sosok yang konsisten. Doktrin lain yang Oni dapat dari Doni Monardo adalah, “Jangan sekali-kali mengambil atau memotong hak anggota. Dalam memimpin dan memberi tugas, pertimbangkan keluarganya, perut jangan sampai kosong. Ketika satuan tugas bergerak di depan, yang di belakang harus menyiapkan dukungan, jangan santai,” ujar lulusan AAL 1995 itu.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement