Kepala Negara menolak untuk mengatakan siapa yang ia harapkan untuk dikirim "sesegera mungkin" tetapi mengatakan bahwa orang yang ia pikirkan itu terlibat dalam reformasi Indonesia.
Sebagai Presidensi G20 tahun lalu, Indonesia memosisikan dirinya sebagai jembatan diplomatik dalam krisis antara Rusia dan Ukraina. Upaya ini berhasil membuahkan deklarasi bersama pada pertemuan puncak para pemimpin di Bali, November lalu.
Kini Jokowi harus berusaha mengatasi berbagai persaingan geopolitik sambil tetap fokus pada prioritas pertumbuhan ekonomi kawasan.
"Situasinya tidak mudah," katanya, "ASEAN harus terus menjadi kawasan yang damai dan juga ASEAN harus terus menjadi episentrum pertumbuhan."
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.