Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

3 Jenderal TNI yang Terlibat Operasi Trikora, Soeharto Salah Satunya

Tika Vidya Utami , Jurnalis-Jum'at, 03 Februari 2023 |10:58 WIB
3 Jenderal TNI yang Terlibat Operasi Trikora, Soeharto Salah Satunya
Soeharto (Foto: Wikipedia)
A
A
A

OPERASI Trikora merupakan operasi militer guna merebut wilayah Irian Barat (Papua) dari Belanda. Operasi yang berlangsung pada Desember 1961-Agustus 1962 ini melibatkan tokoh jenderal.

Berikut jenderal TNI yang terlibat dalam operasi Trikora:

1. Soeharto

Pada operasi Trikora dibentuk Komando Mandala Pembebasan Irian Barat pada 2 Januari 1962. Diketahui, Jenderal Soeharto menjadi Panglima Mandala. Tugas dari Komando Mandala yaitu merencanakan hingga mempersiapkan operasi militer militer. Operasi militer dilakukan pada tiga fase, yaitu penyusupan pasukan, serangan terbuka hingga menegakkan kekuasan secara penuh di seluruh Irian Barat.

2. AH Nasution

Sebelum operasi Trikora, Indonesia mencari bantuan senjata dari luar negeri. Indonesia pun mencoba meminta bantuan senjata dari Amerika Serikat namun gagal. Hingga akhirnya pada Desember 1960, Jenderal Abdul Haris Nasution pergi ke Moskwa, Uni Soviet. Ia berhasil melakukan perjanjian jual beli senjata dengan Uni Soviet senilai Rp2,5 miliar.

3. Yos Sudarso

Laksamana Madya Yos Sudarso gugur dalam tugas bersama KRI Macan Tutul di pertempuran Laut Aru melawan kapal perang Belanda pada 15 Januari 1962. Diketahui, operasi Laut Aru adalah misi untuk membebaskan Irian Barat dari Belanda. Saat itu, Yos Sudarso memimpin KRI Macan Tutul. Namun pergerakannya di Laut Aru tercium oleh Belanda. KRI Macan Tutul pun tertembak Belanda hingga meledak dan perlahan mulai tenggelam.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement