“Saya menggunakan istilah itu kami ingin menggaruk di tempat yang gatal, yang gatal itu artinya yang diperlukan itu yang kita garuk, yang kita berikan kepada mereka. Ini kita lakukan perubahan-perubahan sasaran pembangunan kesejahteraan sesuai dengan masalah yang dihadapi yang diinginkan oleh orang-orang Papua,” tegasnya.
“Dan kita sudah mendapatkan dukungan semua, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh gereja atau tokoh agama, tokoh adat dalam kunjungan saya kesana mereka sudah mendukung bahkan terus terang mereka minta tambah dua provinsi lagi tapi saya bilang enam provinsi dulu ini diselesaikan. Saya kira itu,” pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.