Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

4 Jenderal Kelahiran Madura, Berikut Daftarnya

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Selasa, 14 Februari 2023 |06:41 WIB
4 Jenderal Kelahiran Madura, Berikut Daftarnya
Mayjen Farid Makruf. (iNews)
A
A
A

MADURA dikenal dengan daerah penghasil garam terbesar di Indonesia. Siapa sangka, Madura juga menghasilkan jenderal-jenderal yang memiliki kepemimpinan yang baik. Terdapat sejumlah jenderal yang merupakan kelahiran Madura, Jawa Timur. Mereka datang dari jenderal di TNI dan kepolisian. Ada yang masih aktif dan juga ada yang sudah selesai pengabdiannya atau pensiun.

Siapa saja mereka? Berikut daftarnya, sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber, Selasa (14/2/2023) :

1. Mayor Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya

Novi Helmy Prasetya kelahiran Madura, 10 November 1971 merupakan perwira tinggi TNI AD yang berpengalaman di Infanteri (Kopassus). Saat ini, ia menjabat sebagai Panglima Divisi Infanteri 3/Kostrad sejak 4 November 2022. Pria lulusan Akademi Militer 1993 itu pernah ditugaskan dalam operasi di Timor Timur pada 1996 silam.

Setelah itu, Novi juga ikut serta dalam operasi Tribuana bersama satuan Kopassus pada 1999. Ia juga menyandang sejumlah jabatan penting selama kariernya di militer. Di antaranya adalah Kepala Staf Garnisun Tetap I/Jakarta (2021), Asisten Personel Kogabwilhan III (2019), Komandan Korem 061/Suryakancana (2019), dan Komandan Grup D Paspampres (2013-2015).

2. Mayor Jenderal TNI Farid Makruf

Lahir di Bangkalan, Madura pada 6 Juli 1969, Farid Makruf saat ini menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer V/Brawijaya sejak 4 November 2022 lalu. Lulusan Akademi Militer 1991 ini memiliki keahlian di bidang Infanteri (Kopassus). Sebelum menjabat sebagai Pangdam V/Brawijaya, jenderal bintang dua ini pernah menjabat sebagai Pamen Denma Mabesad (2019), Danrem 132/Tadulako (2020-2021), Dirdiklat Pusterad (2021-2022), Wakil Inspektur Jenderal TNI (2022), dan jabatan lainnya.

Dalam menjalankan tugasnya, Farid pernah terjun ke lapangan langsung bersama anggota TNI lainnya untuk mencari sisa-sisa anggota kelompok teroris, yaitu Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) Poso.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement