JAKARTA – Dalam rangka memenangkan Pemilu 2024, Pemuda Perindo ikut aktif melakukan rangkaian kegiatan-kegiatan kepemudaan dan merekrut pemuda Papua.
Apalagi, Wakil Bendahara 1 DPP Pemuda Perindo Petrodes Mega Keliduan mencatat bahwa usia 17-39 tahun di Papua ada hampir 2000-an orang, sementara ada 16 parpol peserta pemilu yang memperebutkan.
“Hampir 2000-an lalu kemudian dengan adanya 16 partai politik, terus kemudian sebagian besar pemuda dan generasi muda Papua itu memang banyak yang berminat di politik. Sehingga memang apa cuma kadang-kadang apa ada partai yang tidak mampu merekrut dan ada juga partai yang mungkin merekrut tapi pilih-pilih orang ini,” kata Koordinator Wilayah Pemuda Perindo Papua ini dalam Podcast Aksi Nyata yang berjudul “Peran Pemuda Dalam Percepatan Pembangunan di Papua”, yang disiarkan daring, Minggu (19/2/2023).
Untuk itu, kata pria yang akrab disapa Mega ini, sebagai Korwil Papua dan juga aktivis sosial, ia ingin merekrut pemuda-pemuda Papua yang mungkin memiliki kerinduan untuk bagaimana turut berpartisipasi dalam pembangunan di Papua untuk berjuang bersama-sama dengan Perindo.
“Kita coba melakukan terobosan-terobosan dengan berjuang pada momen politik besok di 2024,” ujarnya.
Mega menjelaskan, Pemuda Perindo tengah berproses melakukan beberapa kegiatan-kegiatan di Papua. Seperti di antaranya, menggelar pertandingan futsal Pemuda Perindo di Papua, persiapan untuk pelantikan Pemuda Perindo di beberapa wilayah yang sudah terbentuk, juga pemebkalan calon-calon legislatif (caleg) Partai Perindo.
“Kita mungkin satu dua minggu ke depannya akan mempersiapkan pelantikan sekaligus dengan pembukaan pertandingan futsal. Sesudah itu mungkin akan ada pembekalan buat para caleg-caleg yang sedang mempersiapkan diri kemudian sedang mempersiapkan diri untuk untuk apa mengikuti itu pendaftaran ya sekiranya pembekalan ini dapat menguatkan kapasitas mereka,” paparnya.
Meskipun Mega mengakui bahwa hal ini tidak muda, Pemuda Perindo mencoba melakukan berbagai upaya dan persiapan agar bisa menang di Pemilu 2024.
“Walaupun tidak mudah ya tidak mudah tapi paling tidak ya kita bisa siap untuk menang,” ucap putra kelahiran Biak Numfor ini.
Seberapa besar animo masyarakat Papua, Mega melihat, kehadiran Partai Perindo di Papua diterima karena menjadi salah satu partai yang tidak berbicara isu-isu SARA (suku, agama, ras, antargolongan), atau memperjuangkan kepentingan kelompok A, B dan C semata, tapi mementingkan persatuan Indonesia dan pembangunan Papua.
“Tapi ini memang betul-betul kepentingan persatuan Indonesia jadi beberapa teman-teman mungkin sangat apa antusias dengan Partai Perindo terkait dengan pembangunan di Papua sendiri,” tandasnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.