Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Perangi Hoaks dan SARA pada Pemilu 2024, Bawaslu RI Ajak Masyarakat Gabung Jarimu Awasi Pemilu

Irfan Maulana , Jurnalis-Rabu, 22 Februari 2023 |08:20 WIB
Perangi Hoaks dan SARA pada Pemilu 2024, Bawaslu RI Ajak Masyarakat Gabung Jarimu Awasi Pemilu
Foto: Okezone.
A
A
A

JAKARTA – Konten negatif di media sosial seperti hoaks, ujaran kebencian, isu SARA, dan hasutan, menjadi titik rawan penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) 2024, demikian disampaikan Kooordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas pada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Lolly Suhenty. Untuk mencegah potensi pelanggaran tersebut, Bawaslu RI mengajak masyarakat untuk bergabung dalam platform Jarimu Awasi Pemilu.

Lolly menjelaskan bahwa platform Jarimu Awasi Pemilu adalah terobosan Bawaslu RI untuk mencegah pelanggaran dan sengketa proses pemilu 2024 di ranah internet.

"Platform berbasis digital ini didirikan Bawaslu sebagai wujud untuk memerangi dan mencegah disinformasi yang biasanya marak di tahapan pemilu," jelas Lolly dalam keterangannya yang diterima Rabu, (22/2/2023).

Lolly mengungkapkan bahwa platform ini dirancang sebagai media untuk melakukan pertukaran informasi, penguatan literasi digital, merespon cepat berbagai bentuk disinformasi, cek fakta serta layanan aduan konten. Platform Jarimu Awasi Pemilu telah diluncurkan Bawaslu RI sejak 7 Februari 2023.

"Sejak diluncurkan hingga kini (Selasa, 21 Februari 2023) jumlah anggota Jarimu Awasi Pemilu sudah mencapai 57.500 orang. Mereka tersebar di 34 provinsi dengan jumlah sangat variatif," kata Lolly.

"Provinsi Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah anggota terbanyak yakni 16.632 anggota. Dalam ranah pertukaran informasi pengawasan pemilu, sudah ada sebanyak 3.800 percakapan forum," tambah Lolly.

Dia berharap masyarakat bisa menjadi anggota Jarimu Awasi Pemilu. Untuk bergabung, silakan registrasi di link: https://jarimuawasipemilu.bawaslu.go.id/.

"Selanjutnya, silahkan daftar dan nanti akan ada verifikasi di email dan bisa login. Bawaslu mengimbau kepada publik dan seluruh penyelenggara pemilu semua tingkatan dapat ikut meramaikan forum percakapan dengan konten atau informasi yang bersikap edukatif," jelasnya.

Lolly menjelaskan bahwa tujuan platform ini adalah untuk mendidik dan mencerahkan masyarakat terkait penyelenggaraan Pemilu 2024.

Jarimu Awasi Pemilu juga dilengkapi dengan kolom aduan bagi pengguna yang menemukan konten negatif atau disinformasi. Bawaslu RI akan langsung menganalisis serta meneruskan kepada pihak-pihak yang mempunyai wewenang.

"Di Jarimu Awasi Pemilu juga ada menu Cek Fakta. Publik bisa melakukan cek fakta atas informasi yang beredar. Sesuai amanat pasal 93 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang menyatakan bahwa salah satu tugas Bawaslu adalah melakukan pencegahan pelanggaran Pemilu," pungkasnya.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement