Share

Turki Tangkap 184 Orang Terkait Bangunan Runtuh, Korban Tewas Akibat Gempa Tembus 50.000

Rahman Asmardika, Okezone · Minggu 26 Februari 2023 10:34 WIB
https: img.okezone.com content 2023 02 26 18 2771452 turki-tangkap-184-orang-terkait-bangunan-runtuh-korban-tewas-akibat-gempa-tembus-50-000-GOzQ7jRxBV.JPG Foto: Reuters.

ANTAKYA - Turki telah menangkap 184 orang yang diduga bertanggung jawab atas runtuhnya bangunan dalam gempa bumi dahsyat yang melanda bulan ini, dan memperluas penyelidikan, demikian kata seorang menteri pada Sabtu, (25/2/2023). Langkah ini diambil di saat kemarahan publik atas apa yang dianggap banyak orang sebagai praktik korup pembangunan gedung.

Pada Jumat, (24/2/2023) malam, korban tewas akibat gempa terburuk, yang terjadi pada Senin, (6/2/2023) telah neik menjadi 44.128 orang di Turki. Digabungkan dengan angka kematian di Suriah, jumlah total korban tewas akibat gempa tesesebut menjadi lebih dari 50.000.

Lebih dari 160.000 bangunan berisi 520.000 apartemen runtuh atau rusak parah di Turki akibat bencana tersebut, yang terburuk dalam sejarah modern negara itu.

Berbicara dalam konferensi pers di Diyarbakir, Menteri Kehakiman Bekir Bozdag mengatakan bahwa lebih dari 600 orang telah diselidiki sehubungan dengan bangunan yang runtuh akibat gempa.

Mereka yang secara resmi ditangkap dan ditahan termasuk 79 kontraktor konstruksi, 74 orang yang memikul tanggung jawab hukum atas bangunan, 13 pemilik properti dan 18 orang yang telah melakukan perubahan pada bangunan, kata Bekir, sebagaimana dilansir Reuters.

Banyak orang Turki telah menyatakan kemarahan atas apa yang mereka lihat sebagai praktik bangunan yang korup dan perkembangan kota yang cacat.

Follow Berita Okezone di Google News

Presiden Tayyip Erdogan, telah menjanjikan pertanggung jawaban.

Hampir tiga minggu sejak bencana tersebut, Turki belum mengumumkan jumlah fial korban tewas, dan para pejabat belum mengatakan berapa banyak mayat yang mungkin masih terperangkap di bawah reruntuhan.

Seorang petugas pemadam kebakaran yang membantu membersihkan puing-puing di Antakya, salah satu kota yang terdampak gempa paling parah, mengatakan bahwa setiap hari bagian tubuh korban masih ditemukan di bawah puing-puing.

"Ini sangat sulit. Anda tidak bisa mengatakan kepada seorang pria untuk terus bekerja jika dia mengangkat lengan seseorang," kata petugas pemadam kebakaran yang menolak disebutkan namanya itu.

Hampir dua juta orang yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana tersebut ditempatkan di tenda-tenda, rumah kontainer, dan fasilitas lainnya di wilayah tersebut dan di bagian lain negara itu, kata otoritas manajemen bencana Turki (AFAD).

Lebih dari 335.000 tenda telah didirikan di zona gempa dan pemukiman rumah kontainer didirikan di 130 lokasi, sementara hampir 530.000 orang telah dievakuasi dari daerah yang terkena dampak.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini