Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Saat Jenderal Soedirman Pernah Marah ke Soekarno Gara-gara Ogah Diajak Berperang

Destriana Indria Pamungkas , Jurnalis-Senin, 27 Februari 2023 |07:07 WIB
Saat Jenderal Soedirman Pernah Marah ke Soekarno Gara-gara Ogah Diajak Berperang
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
A
A
A

Di akhir cerita, Soekarno menuliskan pesan pribadi dengan penuh hormat pada Jenderal Soedirman. Bahkan Soekarno menyebut Soedirman dengan sebutan “yang mulia Panglima Besar” dan memintanya untuk kembali ke Yogyakarta.

Surat tersebut dibawa langsung oleh Overste Soeharto dan dengan berat hati Soedirman memenuhi permintaan sang kepala negara pad 10 Juli 1949. Kembalinya Soedirman tentunya untuk memenuhi panggilan jiwanya sebagai seorang pimpinan militer yang selalu tunduk pada keputusan presiden.

Momen mengharukan pun terjadi ketika Soekarno bertemu dengan Soedirman. Perselisihan di antara keduanya pun pudar dengan sikap negarawan yang mereka miliki dalam mencapai tujuan perjuangan kemerdekaan seutuhnya.

Demikian kisah saat Jenderal Soedirman pernah marah ke Soekarno gara-gara ogah diajak berperang.

 (RIN)

(Rani Hardjanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement