JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengingatkan agar harga bahan pokok makanan jangan sampai naik melampaui kewajaran menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1444 Hijriah.
Menurut Wapres, sejumlah bahan pokok menjelang bulan Ramadan naik merupakan fenomena yang wajar seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat.
“Biasanya memang menjelang Ramadan itu suka ada naik, tapi jangan sampai naiknya itu tentu melampaui kewajaran. Itu fenomena Ramadan seperti itu,” kata Wapres di sela kunjungan kerjanya di Solo, Jawa Tengah, Rabu (1/3/2023).
Wapres mengatakan kenaikan harga tersebut akibat adanya kurang pasokan namun permintaan masyarakat yang tinggi. “Bisa saja itu karena memang di suatu daerah kurang pasokan.”
Lebih lanjut, Wapres menegaskan pemerintah melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) sudah melakukan antisipasi agar tidak terjadi kenaikan harga dan kelangkaan bahan pokok. “Nah ini sekarang sebenarnya oleh pemerintah sudah diantisipasi melalui upaya-upaya penanggulangan itu apa namanya inflasi ya.”
Baca juga: Temui Dubes Arab Saudi, Wapres Bahas Investasi Turun dalam 3 Tahun
“Supaya di daerah itu kemudian tidak terjadi kenaikan karena kelangkaan dan kemudian mendatangkan dari daerah lain dan ongkos biaya transportasinya itu ditanggung oleh pemerintah daerah, itu dimana-mana sehingga tidak menambah harga, jadi harganya tetap seperti di daerah lain juga, sehingga tidak terjadi lonjakan harga. Itu sebenarnya yang sedang dilakukan oleh pemerintah,” jelasnya.
Baca juga:
Wapres Pastikan Menpora Zainudin Amali Mundur
Wapres pun menegaskan bahwa fenomena kenaikan harga pada saat Ramadan hanya bersifat sementara. “Tapi kalau harga itu kemudian fenomenanya hanya karena Ramadan kemudian ada kenaikan, saya kira itu sifatnya sementara tapi kalau yang sifatnya itu akibat kelangkaan itu sebenarnya pemerintah sudah melakukan langkah-langkah.”
“Jadi nanti kalau ada nanti di daerah tentu kita akan melakukan pemantauan jangan sampai ada langka dan akibatnya harganya akan melambung. Dan kalau tidak ditangani itu bisa ada tapi naik karena ongkos, faktor ongkos ini mengakibatkan terjadinya inflasi itu, oleh karena itu dikaitkan dengan penanggulangan inflasi di daerah, ada,” tandasnya.
(Fakhrizal Fakhri )