Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Fakta Baru Kasus Serial Killer Wowon Cs, Dede Ternyata Lihat Duloh Mencekik Korban

Jonathan Simanjuntak , Jurnalis-Kamis, 02 Maret 2023 |00:02 WIB
Fakta Baru Kasus Serial Killer Wowon Cs, Dede Ternyata Lihat Duloh Mencekik Korban
Rekonstruksi kasus Wowon cs. (Foto: MPI)
A
A
A

BEKASI - Rekonstruksi kasus pembunuhan berantai atau serial killers oleh Wowon Cs digelar di Bantargebang, Kota Bekasi. Rekonstruksi itu mengungkap bahwa tersangka Dede Sholehudin ternyata melihat tersangka Solihin alias Duloh yang mencekik dua korban yaitu Riswandi dan Ridwan Abdul Muiz.

“Fakta baru yang kami temukan kali ini, tersangka Dede yang awalnya mengaku tidak melihat pembunuhan itu tapi pada saat rekonstruksi ini terbukti bahwa ia melihat tersangka Duloh mencekik korban sampai tewas,” kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum PMJ AKBP Indrawienny Panjiyoga, Rabu (1/3/2023).

Indrawienny juga memastikan ada 55 adegan yang diperagakan selama proses rekonstruksi di rumah kontrakan di Bantargebang. Secara keseluruh proses rekonstruksi itu pun sesuai dengan apa keterangan saksi dan pelaku yang selama ini didalami pihak kepolisian.

“Semua adegan yang sudah kami rekonstruksikan diakui oleh tersangka,” tambah dia.

 Baca juga: Rekonstruksi Pembunuhan Berantai Wowon Cs di Bekasi, 55 Adegan Diperagakan

Selanjutnya, proses rekonstruki akan dilakukan di Cianjur, Jawa Barat dimana dalam kasus ini ada korban terbunuh lainnya atas ulah Wowon cs. Rencananya rekonstruksi di Cianjur akan digelar pada Kamis (2/3/2023).

“Setelah ini kami akan menuju Cianjur untuk besok melakukan rekonstruksi disana,” pungkasnya.

Sebagai informasi, kasus pembunuhan berantai Wowon cs viral pasca ada temuan satu keluarga yang berjumlah lima orang terbaring lemas tak berdaya dengan kondisi mulut berbusa. Tiga dari lima keluarga tersebut tewas.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement