"Intinya kelompok ini kami temukan memiliki kendaraan yang penarikannya tidak benar dan kendaraan tidak diserahkan kepada perusahaan pembiayaan atau finance tapi dimiliki oleh personal atau oknum debt kolektor nakal yang melakukan aksi perampasan terhadap pengendara. Sambungnya.
Iverson menambahkan, jika hingga saat ini pihaknya masih mengembangkan kasus ini dan memburu beberapa pelaku atau debt collector yang kerap melakukan perampasan dan penganiayaan terhadap korbannya yang melarikan diri.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.