Namun pada tanggal 20, dua jam menjelang race dibuka ternyata ada NOTAM RI-1 yang menyebabkan pesawat TMC tidak bisa menjalankan fungsinya. Sehingga terjadilah hujan saat MotoGP berlangsung.
"Ada momentum yang lepas di situ, sehingga kita race akhirnya hujan sebentar, itu pun sebenarnya hanya pinggiran-pinggiran awan hujan, karena sebelumnya awan utama sudah kita habiskan semua, kita bukan menyalahkan siapa-siapa ya, tapi justru pengalaman itu kita gunakan untuk evaluasi saat gelaran G20 lalu," paparnya.
Budi Harsoyo menjelaskan bahwa TMC tidak bisa menggeser awan namun yang bisa TMC lakukan adalah menghabiskan curah hujannya menjauhi daerah target.
"Di Gala dinner G20, kalau hujan, itu pasti langsung bubar kan, makanya kita upayakan sangat di sana, apapun yang terjadi pesawat TMC harus jalan dulu," katanya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.