Setelah itu, kelompok yang belum diketahui identitasnya tersebut, pergi meninggalkan warung. Sedangkan yang mengalami luka, yaitu Andreas Fransiskus Hutasoit, lalu korban berinisial CL dan GH di bawa berobat ke Rumah Sakit Santa Lucia Siborongborong Taput.
"Karena luka korban parah, lalu Rumah Sakit Santa Lucia Siborongborong-pun merujuk Andreas Fransiskus Hutasoit dan CL ke Rumah Sakit Kodya Medan Sumut. Saat keluarga membawa ke Medan, Andreas Fransiskus Hutasoit meninggal dunia dalam perjalanan menuju Medan. Sedangkan CL masih dirawat di salahsatu Rumah Sakit di Medan. Dan GH sudah kembali kerumahnya karena hanya mengalami luka ringan," kata Jahanson Sianturi.
Saat ini, pungkas Jahanson Sianturi, jasad korban sedang dilakukan autopsi di Rumah Sakit Bhayakara Medan, guna kepentingan penyelidikan.
"7 orang saksi sudah diperiksa untuk kepentingan penyelidikan. Untuk identitas pelaku, kita sudah kantongi dan kita menghimbau untuk pelaku segera menyerahkan diri," pungkas Jahanson Sianturi.
(Nanda Aria)