Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Diduga Bantu Cuci Uang Milik Putin, 4 Bankir Kaya Raya Rusia Disidang di Swiss

Susi Susanti , Jurnalis-Kamis, 09 Maret 2023 |10:04 WIB
Diduga Bantu <i>Cuci Uang</i> Milik Putin, 4 Bankir Kaya Raya Rusia Disidang di Swiss
4 bankir Rusia diduga bantu cuci uang milik Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: Reuters)
A
A
A

SWISSPersidangan empat mantan eksekutif di Gazprombank Rusia cabang Zurich telah dimulai di Swiss.

Tiga orang Rusia dan satu orang Swiss dituduh membantu musisi Rusia, Sergei Roldugin, mencuci dana yang diduga milik Presiden Rusia Vladimir Putin.

Roldugin dilaporkan menempatkan USD50 juta (Rp772 miliar) di rekening Swiss antara 2014 dan 2016, tanpa penjelasan yang kredibel tentang dari mana uang itu berasal.

 BACA JUGA:

Pada saat itu, dia menampilkan dirinya sebagai pemain cello dengan penghasilan yang tidak seberapa.

 BACA JUGA:

Dikutip BBC, dia menjadi terkenal sebagai musisi tetapi tidak menghasilkan banyak uang. Dia pernah mengatakan kepada New York Times bahwa dia bukan pengusaha, dan tentu saja bukan seorang jutawan.

Jadi dari mana dia mendapatkan jutaan dolar untuk dimasukkan ke dalam rekening bank Swiss?

Ini adalah pertanyaan yang seharusnya ditanyakan oleh jaksa Zurich yang dituduh mantan bankir. Diketahui bahwa pemain cello itu adalah teman dekat Putin, dan bahkan dikabarkan menjadi ayah baptis putri Putin.

Berdasarkan undang-undang Swiss, bank diharuskan menolak atau menutup rekening jika mereka meragukan pemilik rekening, atau sumber uangnya.

Mereka juga seharusnya menangani "orang-orang yang terpapar politik" dengan sangat hati-hati. Sebagai teman terkenal pemimpin Rusia, yang menginvestasikan jutaan dolar di Swiss setelah aneksasi ilegal Krimea dan sanksi berikutnya terhadap Rusia pada 2014, Sergei Roldugin seharusnya membunyikan lonceng peringatan. Jaksa akan menuduh itu tidak terjadi.

Kasus ini dilihat sebagai ujian seberapa keras Swiss menegakkan undang-undang pencucian uangnya, yang, setidaknya di atas kertas, cukup ketat.

Otoritas Swiss telah bekerja keras dalam beberapa tahun terakhir untuk menjauh dari citra Swiss sebagai negara di mana bahkan uang paling kotor dari diktator paling brutal atau pengusaha paling korup pun dapat dicuci lebih putih daripada putih.

Uang Roldugin yang dipertanyakan pertama kali terungkap, bukan oleh penyelidik Swiss, tetapi oleh jurnalis, termasuk tim dari Panorama BBC, yang terlibat dalam penyelidikan internasional atas kebocoran data Panama Papers yang diselenggarakan oleh Konsorsium Jurnalis Investigasi Internasional pada 2016.

Mereka menemukan bukti transaksi mencurigakan yang melibatkan perusahaan luar negeri Roldugin senilai ratusan juta dolar, serta rekening banknya di Swiss.

Baru setelah bukti itu muncul, jaksa Swiss meluncurkan penyelidikan mereka sendiri. Dakwaan mereka, sekarang di hadapan pengadilan di Zurich, menunjukkan bahwa musisi tersebut bertindak sebagai "dompet Putin", menyalurkan dana melalui perusahaan palsu di Siprus dan Panama ke Gazprombank di Zurich.

Keempat terdakwa didakwa gagal dalam tes "uji tuntas", karena tidak memeriksa - atau menutup mata terhadap - sumber sebenarnya dari uangnya.

Mereka semua mengaku tidak bersalah. Pengacara pembela mereka berpendapat bahwa penuntutan tidak dapat membuktikan bahwa uang yang diinvestasikan bukan milik pemain cello. Fakta bahwa dia dikenal sebagai teman Vladimir Putin adalah alasan yang bagus untuk tidak menanyakan sumber dananya, karena kekayaannya tidak akan mengejutkan.

Gazprombank sejak itu menghentikan operasinya di Swiss, dan Sergei Roldugin sendiri termasuk dalam daftar sanksi Swiss.

Putusan diharapkan akan diketruk palu pada 30 Maret mendatang. Jika terbukti bersalah, keempat bankir itu hanya menghadapi hukuman penjara ringan hingga tujuh bulan. Untuk mendapatkan vonis bersalah sama sekali, jaksa penuntut harus meyakinkan pengadilan bahwa uang jutaan Roldugin sebenarnya adalah milik Putin.

Bukan tugas yang mudah sekarang karena kerja sama yang biasa dilakukan antara negara - dalam hal ini Swiss dan Rusia - dalam penyelidikan pencucian uang tidak terjadi.

Tidak ada yang benar-benar tahu berapa banyak sebenarnya yang dimiliki Putin, dan mereka yang dekat dengannya. Dakwaan Swiss menunjukkan gaji Putin hanya sedikit di atas USD100.000 (Rp1,5 miliar).

Tetapi ada desas-desus bahwa kekayaannya bisa bernilai USD125 miliar (Rp1.930 triliun) yang dengan hati-hati disimpan di jaringan kompleks perusahaan cangkang dan akun teman-teman seperti Sergei Roldugin.

Itu sebabnya, meski hukumannya sederhana, vonis bersalah bisa sangat signifikan. Ini akan mengirimkan sinyal tidak hanya kepada presiden Rusia, teman-temannya, dan lembaga politik lainnya, bahwa uang mereka tidak lagi dapat disembunyikan dengan mudah, tetapi juga kepada para profesional yang telah mengelola dana mereka.

"Roldugin tidak sendirian dalam dugaan perannya sebagai salah satu 'dompet Putin'," kata Tom Keatinge, kepala Pusat Studi Kejahatan Keuangan dan Keamanan di Royal United Services Institute.

"Bank-bank dan firma hukum yang menyediakan layanan untuk hubungan dekat lainnya dari Vladimir Putin harus memperhatikan bahwa pihak berwenang jelas bersemangat untuk membawa kasus mereka ke pengadilan,” lanjutnya.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement