JAKARTA - Ketua DPP Perindo Bidang Ekonomi Kreatif dan Digital, Michael Victor Sianipar menyebutkan anak muda akan sulit terjun ke dunia politik kalau tidak diberikan ruang. Hal diungkapkan oleh Ketua DPP Bidang Ekonomi Kreatif dan Digital Partai Perindo, Michael Victor Sianipar.
Menurut dia, dunia politik saat ini bukan soal kultur namun struktural. Kata Michael struktural perpolitikan harus dibenahi.
"Saya berargumen, kalau struktur tidak diperbaiki ya percuma, kalau ruang tidak pernah dibuka akhirnya hanya menjadi komoditasnya saja," ujarnya dalam konferensi ilmu sosial dan ilmu politik yang diselenggarakan oleh Center For Strategic And International Studies (CSIS) di Gedung Pakarti Centre, Jakarta Pusat, Selasa, (14/3/2023).
Dia menegaskan bahwa anak muda sebenarnya bisa mewakili suaranya sendiri. Namun, terganjal dengan antrian panjang di dunia politik.
"Saya relatif bisa sampai titik ini dan jga pernah di pemerintah karena beruntung, akses," ucap Michael.
Untuk diketahui, Michael terjun ke dunia politik pada 2012 sebagai asisten kampanye selama pemilihan gubernur 2012, sebelum menjadi Asisten Personal di Balai Kota.
Dia sempat bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Dia menjabat sebagai ketua DPW PSI Jakarta. Sebelumnya akhirnya berlabuh ke Perindo.
Dia pun mengkritisi sistem proporsional yang akan diterapkan pada Pemilu 2024. Kata Michael sistemnya masih belum jelas apakah terbuka atau tertutup.
Menurut dia, kalau sistem proporsional tertutup diterapkan akan sangat merugikan. Hal ini berpotensi pada pemuda yang lahir dari kalangan biasa saja.
"Tapi banyak pemuda yang lahir bulan dari keluarga ningrat di dalam sistem tertutup berapa banyak ruang yang diberikan. 2024 ini Untuk siapa, kalau itu untuk generasi yang muda banyak, artinya ada proses," ucapnya.
Michael kembali menegaskan agar anak muda diberikan ruang. Dia pun mencontohkan negara Uni Emirate Arab (UEA) yang memberikan ruang bagi pemuda. Padahal UEA bukan negara demokrasi seperti Indonesia.
"Konsen mereka dengan pemuda sangat signifikan. Menteri Pemuda yang benar-benar Pemuda (Menteri Pemuda UEA Shamma Al Mazrui). Saya harap Indonesia seperti itu. Terus juga menteri AI (Artificial Intelligence / kecerdasan buatan) di Uni Emirate Arab namanya Omar (Omar bin Sultan Al Olama) umurnya 27 tahun saat ditunjuk sebagai menteri," jelas Michael.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.