Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

1 Pasien Meninggal, 8 Lainnya Buta Gara-Gara Obat Tetes Mata Tercemar Bakteri

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 17 Maret 2023 |13:39 WIB
1 Pasien Meninggal, 8 Lainnya Buta Gara-Gara Obat Tetes Mata Tercemar Bakteri
Foto: Getty Images.
A
A
A

WASHINGTON - Pejabat kesehatan Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa obat tetes mata mungkin telah membunuh satu orang dan melukai beberapa orang lainnya karena kontaminasi bakteri yang resistan terhadap obat.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) telah mengidentifikasi 68 pasien di 16 negara bagian dengan strain langka bakteri Pseudomonas aeruginosa. Strain tersebut belum pernah ditemukan di AS sebelum wabah terbaru ini.

Selain satu kematian, delapan pasien menderita kehilangan penglihatan, dan mata empat pasien telah diangkat melalui operasi.

Sebagian besar pasien yang didiagnosis dengan infeksi dilaporkan menggunakan obat tetes mata dan air mata buatan, menurut CDC, sebagaimana dilansir BBC.

CDC mengatakan bahwa 10 merek berbeda pada awalnya diidentifikasi sebagai kemungkinan terkait dengan wabah tersebut. Obat tetes mata yang dibuat di India dan diimpor ke AS dengan dua merek kemudian ditarik dari rak pada Januari dan Februari.

Pada Januari, CDC memperingatkan orang untuk berhenti menggunakan Air Mata Buatan EzriCare dan Air Mata Buatan Delsam Pharma. Bulan berikutnya, perusahaan pemilik merek - Global Pharma - mengeluarkan penarikan sukarela mengikuti rekomendasi resmi dari Food and Drug Administration (FDA).

Melalui pengujian, botol terbuka yang diambil dari pasien ditemukan mengandung bakteri, kata CDC. Botol yang belum dibuka saat ini sedang diuji untuk menentukan apakah terjadi kontaminasi selama proses pembuatan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement