Share

Pelaku Penembakan Massal di Sekolah Kristen AS Diidentifikasi Sebagai Transgender, Diduga Kejahatan Bermotif Kebencian

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 28 Maret 2023 08:54 WIB
https: img.okezone.com content 2023 03 28 18 2788511 pelaku-penembakan-massal-di-sekolah-kristen-as-diidentifikasi-sebagai-transgender-diduga-kejahatan-bermotif-kebencian-inyJQh6E00.jpg Ambulans bersiaga menyusul penembakan massal di The Covenant School, Nashville, Tennessee, Amerika Serikat, 27 Maret 2023. (Foto: Reuters)

NASHVILLE Penembakan massal di sebuah sekolah Kristen Swasta The Covenant School di Nashville, Tennessee, Amerika Serikat (AS) menewaskan enam orang, tiga di antaranya anak-anak. Insiden ini berakhir setelah pelaku ditembak mati oleh petugas kepolisian.

Diwartakan Reuters, polisi mengidentifikasi pelaku sebagai Audrey Elizabeth Hale, (28), penduduk daerah Nashville, Tennessee. Kepala Polisi John Drake mengatakan tersangka diidentifikasi sebagai transgender, dan menyebutnya dengan menggunakan kata ganti wanita (she/her).

Surat kabar Tennessean mengutip seorang juru bicara polisi yang mengatakan Hale mengidentifikasi dirinya sebagai laki-laki dan menggunakan kata ganti untuk pria (he/him). Hale menggunakan kata ganti laki-laki di halaman LinkedIn yang mencantumkan pekerjaan terbaru dalam desain grafis dan pengiriman bahan makanan.

Motif penembakan itu tidak diketahui, tetapi tersangka telah menggambar peta sekolah secara rinci, termasuk titik masuk gedung, dan meninggalkan "manifesto" dan tulisan lain yang sedang diperiksa penyelidik.

Dalam wawancara dengan NBC News, Drake mengatakan penyelidik yakin bahwa motif penembakan itu adalah “kebencian” yang dipendam tersangka karena harus belajar di The Covenant School ketika dia masih muda.

Follow Berita Okezone di Google News

Namun, Drake tidak merinci dugaan kebencian tersebut, atau apakah itu ada hubungannya dengan identitas gender tersangka atau orientasi Kristen di sekolah tersebut. Drake mengatakan sekolah tersebut dipilih untuk diserang tetapi korban individu menjadi sasaran secara acak.

Insiden ini merupakan yang terbaru dalam epidemi kekerasan senjata dan penembakan massal mematikan yang terus meneror institusi pendidikan di Amerika Serikat (AS).

Pada Februari, seorang pria bersenjata menembak mati tiga orang di Universitas Michigan sebelum ditemukan tewas bunuh diri. Sementara pada Oktober tahun lalu penembakan di sekolah si St. Louis juga menewaskan tiga orang.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini