Sejak itu, Moskow menuduh Barat, tanpa memberikan bukti publik, membuat ancaman nuklir terhadapnya, dan telah berbicara tentang kesiapannya untuk menggunakan senjata nuklir dalam keadaan ekstrem jika keberadaan negara Rusia terancam.
Pada Sabtu, (25/3/2023) Presiden Vladimir Putin mengumumkan bahwa Rusia akan menempatkan rudal nuklir taktis di sekutu dekatnya Belarusia, yang berbatasan dengan Ukraina dan Rusia, mengirimkan peringatan kepada NATO atas dukungan militernya untuk Kyiv dan meningkatkan kebuntuan dengan Barat.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.