JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah menggelar program Mudik dan Balik Gratis Angkutan Lebaran DKI Jakarta 2023 dengan anggaran hingga Rp3,27 miliar.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, Ia memastikan anggaran tersebut tepat dan sesuai rangkaian. Sehingga, tidak ada istilah uang tersebut hanya habis untuk seremonial belaka.
“Perlu diketahui bersama, penganggaran kegiatan Mudik dan Balik Gratis Angkutan Lebaran DKI Jakarta tahun 2023 ini dilakukan dengan mengemban Asas Compliance (Kepatuhan) yang juga telah mendapat persetujuan dari DPRD,” ujar Syafrin dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (30/3/2023).
Anggaran tersebut digunakan untuk rangkaian penyelenggaraan mudik gratis, mulai dari persiapan dan pelaksanaan pelayanan mudik hingga penerimaan balik ke Jakarta.
Secara rinci, anggaran tersebut dialokasikan untuk petugas sosialiasiasi di 5 Wilayah Administrasi, petugas informasi, dan petugas registrasi di enam lokasi pendaftaran mudik, pelaksanaan kegiatan (arus mudik, arus balik dan kedatangan bus, serta truk balik).
Pada pelaksanaan kegiatan arus mudik, anggaran digunakan untuk : Pembuatan aplikasi pendaftaran berbasis web (mudik gratis), cek kesehatan pengemudi, petugas pendamping di setiap bus ke 19 kota/kabupaten, snack peserta mudik, petugas pendamping di tiap truk ke 9 kota/kabupaten pada keberangkatan truk untuk sepeda motor.
Sementara, pada pelaksanaan kegiatan arus balik, anggaran digunakan untuk : cek kesehatan pemudik, petugas pendamping di tiap bus dari 19 kota/kabupaten ke Jakarta dan petugas pendamping untuk truk dari 9 kota/kabupaten ke Jakarta. Selain itu, disiapkan juga petugas yang membantu mengangkut sepeda motor ke truk pada arus mudik dan arus balik.