JAKARTA - Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono menyampaikan, tugas menjaga perdamaian dunia merupakan tugas yang luhur dan mulia serta membanggakan. Bukan saja mengangkat citra satuan dan TNI, tetapi juga citra dan harumnya nama bangsa dan negara Indonesia di forum internasional.
Amanat Panglima TNI itu dibacakan Kasum TNI Letjen TNI Bambang Ismawan, pada upacara Penerimaan Kembali Satgas BGC TNI Konga XXXIX-D dan Kizi TNI Konga XX-S/MONUSCO Kongo, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (14/4/2023).
Panglima TNI menyebutkan, tugas sebagai pasukan Perdamaian PBB tidak asing lagi bagi Indonesia dan khususnya TNI. Hal itu bukan hanya karena kontinuitas penugasan yang sering dipercayakan oleh dunia kepada TNI. Namun, karena landasan moral dan filosofi serta doktrin pertahanan dan perjuangan bangsa Indonesia yang memang cinta damai kendati lebih mencintai kemerdekaan.
"Komitmen dan keikutsertaan dalam menjaga ketertiban dunia dan mewujudkan perdamaian abadi di muka bumi ini merupakan amanat konstitusi, sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD Negara RI Tahun 1945," kata Laksamana TNI Yudo.
Laksamana TNI Yudo Margono menambahkan, dengan meningkatnya kapasitas dan kualitas TNI, tentu akan mengangkat derajat dan martabat Indonesia di mata dunia internasional. Sehingga dapat mengembangkan peran yang lebih besar dalam misi perdamaian dunia yang diselenggarakan oleh PBB.