JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan tidak ada tempat bagi pelaku kekerasan seksual dengan cara mem-blacklist pelaku dan melarang naik kereta api seumur hidup.
Hal tersebut disampaikan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Bintang Puspayoga saat mengunjungi Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Minggu (16/4/2023).
"Ketika ada pelaku kekerasan seksual terhadap peremuan dan anak kekerasan yang terjadi, itu pelaku sudah di-blacklist. Itu sudah tidak akan bisa naik kereta api lagi,” kata Bintang.
Bintang memberikan apresiasi terhadap PT KAI atas kebijakan tersebut. Menurutnya, kebijakan yang diterapkan tersebut bisa berjalan efektif untuk menekan angka pelecehan maupun kekerasan seksual terhadap ibu dan anakdi transportasi umum, khusunya kereta api.
“Terima kasih banyak, komitmen ini lah yang kami harapkan untuk memberikan ruang yang aman, ramah terhadap perempuan dan anak,” imbuhnya.