Share

PM Jepang Fumio Kishida Janji Tingkatkan Keamanan G7 Usai Serangan Bom Asap

Susi Susanti, Okezone · Senin 17 April 2023 13:16 WIB
https: img.okezone.com content 2023 04 17 18 2800027 pm-jepang-fumio-kishida-janji-tingkatkan-keamanan-g7-usai-serangan-bom-asap-Gt4cdTpvc3.jpg PM Jepang Fumio Kishida (Foto: The Yomiuri Shimbun/AP)

TOKYO – Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida telah berjanji untuk meningkatkan keamanan saat para menteri dari luar negeri mengunjungi negara itu, setelah sebuah bom asap dilemparkan ke arahnya. Jepang diketahui menjamu para menteri dari tujuh negara terkaya di dunia (G7) pada Minggu (16/4/2023) waktu setempat.

Kishida mengatakan negara harus memaksimalkan upayanya pada keamanan.

"Pada saat pejabat tinggi dari seluruh dunia berkunjung... Jepang secara keseluruhan perlu memaksimalkan upayanya untuk memastikan keamanan dan keselamatan," kata Kishida kepada wartawan, Minggu (16/4/2023).

"Tidak dapat dimaafkan tindakan kekerasan seperti itu dilakukan selama kampanye pemilu," tambahnya.

Seperti diketahui, Kishida dievakuasi tanpa cedera pada Sabtu (15/4/2023) dari acara publik, dengan saksi menggambarkan seseorang melempar benda, diikuti asap dan ledakan keras.

Pada Minggu (16/4/2023), polisi mengatakan seorang tersangka berusia 24 tahun yang ditahan di tempat kejadian membawa pisau dan kemungkinan alat peledak kedua.

Setelah insiden tersebut, yang terjadi selama acara kampanye di Wakayama, Kishida berbicara kepada orang banyak di lokasi lain.

Follow Berita Okezone di Google News

"Saya ingin meminta maaf karena telah membuat banyak orang khawatir dan menyebabkan masalah bagi mereka,” terangnya.

Video dari penyiar publik Jepang NHK menunjukkan petugas menumpuk di atas seseorang, yang diyakini sebagai tersangka, saat orang-orang melarikan diri dari tempat kejadian.

Sebuah foto dramatis menunjukkan saat perangkat terbang di udara.

Orang tersebut ditangkap karena dicurigai menghalangi bisnis dan kemudian diidentifikasi oleh pihak berwenang sebagai Ryuji Kimura yang berusia 24 tahun. Motivasi serangan yang tampak masih belum jelas.

Kantor berita Kyodo melaporkan dia membawa pisau ketika dia ditangkap dan kemungkinan alat peledak kedua yang dia jatuhkan setelah para pengamat dan polisi menangkapnya.

Serangan kekerasan sangat jarang terjadi di Jepang. Tetapi ada kekhawatiran tentang keamanan di sekitar politisi setelah mantan PM Shinzo Abe ditembak mati saat kampanye tahun lalu.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini