JAKARTA - Satgas Yonif Raider 321/Galuh Taruna yang bertugas melakukan Operasi SAR Pilot Susi Air di Kabupaten Nduga kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Sabtu 15 April 2023.
Pratu Miftahul Arifin dinyatakan gugur dalam serangan biadab tersebut.
Okezone merangkum soal 5 fakta keberadaan Pilot Susi Air sudah diketahui. Berikut ulasannya:
1. Keberadaan Pilot Susi Air Diketahui Dipastikan Kapuspen TNI
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda Julius Widjojono memastikan bahwa pihaknya sudah mengetahui keberadaan Pilot Susi Air Kapten Philips Mark Marthens.
2. Cuaca Persulit Operasi Pembebasan Sandera Pilot Susi Air
"Yang paling menyulitkan adalah cuaca, kondisi pilot sudah diketahui, operasi sudah makin mengerucut dan terfokus, jadi cuaca sangat tidak menentu di Papua," ujarnya, Minggu (16/4/2023).
3. Panglima TNI Perintahkan Prajurit Tak Ragu Bebaskan Pilot Susi Air
Ia menambahkan bahwa perintah Panglima TNI Laksamana Yudo Margono agar prajurit tidak ragu dalam membebaskan sandera usai gugurnya Pratu Miftahul Arifin.
"Panglima TNI dengan tegas menyampaikan untuk ambil tindakan jangan ragu-ragu, adapun Kondisi prajurit yang lainnya saat ini masih ada di beberapa lokasi," ujarnya.
4. Panglima Perintahkan Kekuatan Maksimal Cari Prajurit yang Diserang KKB
Saat ini, lanjut dia, pihaknya masih kesulitan menghubungi tim Operasi SAR Pilot Susi Air lantaran faktor cuaca yang tak menentu di lokasi.
"Untuk itu panglima TNI secara terus menerus memerintahkan untuk melakukan pencarian dan bantuan tempur dengan kekuatan maksimal," katanya.
5. Panglima Ingin Smart Operation dalam Bebaskan Pilot Susi Air Hindari Korban Jiwa
Ia menambahkan bahwa Panglima TNI Laksamana Yudo Margono ingin prajuritnya menerapkan smart operation guna meminimalisir jumlah korban KKB.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.