Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemuda Tega Bunuh Ibunya Dipicu Masalah Uang Rp50 Juta

Avirista Midaada , Jurnalis-Senin, 17 April 2023 |11:43 WIB
Pemuda Tega Bunuh Ibunya Dipicu Masalah Uang Rp50 Juta
Pemuda di Malang, Jawa Timur, membunuh ibunya. (MPI/Avirista Midaada)
A
A
A

MALANG - Seorang pemuda tega membunuh ibunya di Malang, Jawa Timur. Pembunuhan ini dilatarbelakangi masalah uang Rp50 juta.

Korban adalah Sunarsih Saturi (46), warga Dusun Krajan RT 21 RW 03 Desa Urak-urak, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Ia merupakan pekerja migran di Hong Kong yang tengah cuti pulang ke kampung halamannya.

"Kurang lebih 20 tahun yang bersangkutan bekerja di Hong Kong dan kebetulan yang bersangkutan ini ada di Malang karena cuti. Sudah ada di Malang terpantau sejak 1 April 2023," ucap Wakapolres Malang, Kompol Wisnu Setiyawan Kuncoro, saat memimpin rilis di Mapolres Malang, pada Senin (17/4/2023) pagi.

Korban dibunuh anak kandungnya yakni David Humaidi Candra Kuncoro (27) pada Sabtu (15/4/2023) pagi. Namun, dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi dan keterangan pelaku ketika diamankan, sempat terjadi pertikaian dan adu mulut pada Jumat (14/4/2023) malam.

"Hari Jumat 14 April, diperkirakan sekitar pukul 20.00, ini ada cekcok mulut antara korban saudari Sunarsih Saturi dengan tersangka. Jadi ada cekcok di hari Jumat Jumat malam," tuturnya.

Menurut Wisnu, dari hasil penyelidikan, cekcok itu akibat niat korban yang juga ibu kandungnya pernah mengirimkan uang Rp 50 juta untuk digunakan menyewa lahan tebu di daerah Wajak, Kabupaten Malang. Namun, korban menemukan fakta sewa-menyewa ini tidak sesuai dengan keinginannya.

"Korban pernah mengirimkan uang 50 juta ke tersangka, kan pengirimannya itu bertahap, tidak dalam satu pengiriman, untuk digunakan membeli sebidang tanah di daerah Wajak. Namun ketika ditanyakan terkait perkembangan pembelian tanah tersebut, diketahui tanah tersebut tidak pernah dibeli," ujarnya.

Wisnu menjelaskan, uang Rp50 juta itu tidak pernah digunakan David Humaidi untuk membeli atau menyewa lahan tebu. Mendapati hal itu, Sunarsih marah dan mengakibatkan cekcok dengan tersangka.

Puncaknya ketika korban memarahi tersangka kembali pada Sabtu (15/4/2023) sekitar pukul 10.00 WIB. Tetapi tersangka tidak merespons dan memilih menuju kamar mandi usai bangun dari tempat tidur.

"Ketika menuju kamar mandi ini melewati dapur. Di dapur ini tersangka melihat ada pisau dapur yang biasa digunakan untuk memasak di dapur. Yang bersangkutan menggunakan pisau itu menuju ke arah korban, dan menusuk korban sebanyak tiga kali. Sehingga akibat dari penusukan tersebut korban terjatuh, di kursi ruang tamu," tuturnya.

Aksi penusukan itu disaksikan istri tersangka berinisial N yang langsung berteriak histeris meminta tolong warga sekitar. Hal ini membuat warga berdatangan dan langsung menolong Sunarsih, serta berusaha membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun, nyawanya tidak tertolong.

"Tersangka diamankan dalam waktu yang tidak terlalu lama, memang ada indikasi dari tersangka untuk melarikan diri. Namun dari petugas bisa mengamankan secepatnya," tuturnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement