Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Masa Kecil Soekarno, Hatinya Hancur Tak Mampu Beli Petasan

Qur'anul Hidayat , Jurnalis-Jum'at, 21 April 2023 |03:06 WIB
Kisah Masa Kecil Soekarno, Hatinya Hancur Tak Mampu Beli Petasan
Soekarno. (Foto: Wikipedia)
A
A
A

SOEKARNO kecil hidup dalam keluarga yang serba kekurangan. Saat Lebaran, Bung Karno dan keluarga tak pernah berpesta maupun mengeluarkan fitrah. Sebab, tidak punya uang untuk melakukan hal tersebut. 

Mengutip dari ‘Buku Penyambung Lidah Rakyat’ karya Cindy Adams, di malam sebelum Lebaran sudah menjadi kebiasaan bagi kanak-kanak untuk main petasan. Semua anak-anak melakukannya, kecuali Soekarno.

Bung Karno berbaring seorang diri dalam kamar-tidurnya yang kecil yang hanya cukup untuk satu tempat tidur.

Dengan hati yang gundah dirinya mengintip keluar arah ke langit melalui tiga buah lubang udara yang kecil-kecil pada dinding bambu. Lubang itu besarnya kira-kira sebesar batu bata.

Bung Karno merasa dirinya sangat malang. Hatinya serasa akan pecah melihat di sekeliling terdengar bunyi petasan berletusan di sela oleh sorak-sorai kawan-kawannya karena kegirangan. Betapa hancur dan luluh hatinya, mengapa semua kawan-kawannya dapat membeli petasan yang harganya satu sen itu, namun dirinya tidak. 

“Alangkah dahsyatnya perasaan itu. Mau mati aku rasanya,”

 BACA JUGA:

Satu-satunya jalan bagi seorang anak untuk mempertahankan diri ialah dengan melepaskan sedu-sedan yang tak terkendalikan dan meratap di atas tempat tidurnya. Bung Karno teringat ketika menangis kepada ibu dan mengumpat.

Soekarno, dari tahun ke tahun selalu berharap, tapi tak sekalipun bisa melepaskan mercon. Suatu ketika, di malam hari datang seorang tamu menemui ayahnya. Dia memegang bungkusan kecil di tangannya.

“Ini," katanya sambil mengulurkan bingkisan itu kepada Bung Karno.

Bung Karno sangat gemetar karena terharu mendapat hadiah itu, sehingga hampir tidak sanggup membukanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement