Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Masa Kecil Soekarno, Hatinya Hancur Tak Mampu Beli Petasan

Qur'anul Hidayat , Jurnalis-Jum'at, 21 April 2023 |03:06 WIB
Kisah Masa Kecil Soekarno, Hatinya Hancur Tak Mampu Beli Petasan
Soekarno. (Foto: Wikipedia)
A
A
A

Isinya ternyata adalah petasan. Dia sangat bahagia, bahkan itu menjadi salah satu kejadian yang tidak dapat dilupakannya untuk selama-lamanya, karena jangankan beli mercon, saking melaratnya pernah tidak bisa makan satu kali dalam sehari.

Makanan yang paling sering dimakan pun ubi kayu, jagung tumbuk dengan makanan lain. Bahkan, ibunya tidak mampu membeli beras murah yang biasa dibeli oleh para petani. Ia hanya bisa membeli padi.

Setiap pagi ibunya mengambil lesung dan menumbuk, menumbuk, tak henti-hentinya menumbuk butiran-butiran berkulit itu sampai menjadi beras seperti yang dijual orang di pasar.

“Dengan melakukan ini aku menghemat uang satu sen," katanya kepada Bung Karno pada suatu hari ketika sedang bekerja dalam teriknya panas matahari sampai telapak tangannya merah dan melepuh. Uang satu sen itu, bisa digunakan untuk membeli sayuran.

Semenjak hari itu dan seterusnya selama beberapa tahun kemudian, setiap pagi sebelum berangkat ke sekolah Bung Karno menumbuk padi untuk ibunya.

Kemiskinan seperti yang dialami menyebabkan orang menjadi akrab apabila tidak ada barang mainan atau untuk dimakan. Bung Karno merasa tidak memiliki apa-apa di dunia ini selain daripada ibu. Bung Karno dekat dengan ibunya sebagai satu-satunya sumber pelepas kepuasan hatinya.

“Ia adalah ganti gula-gula yang tak dapat kumiliki dan ia adalah semua milikku yang ada di dunia ini,” ucapnya.

Ibu mempunyai hati yang begitu besar dan mulia. Sedangkan ayahnya seorang guru yang keras. Sekalipun sudah berjam-jam, ia masih tega menyuruh belajar dan menulis. Ayahnya memiliki keyakinan, bahwa anaknya yang lahir di saat fajar menyingsing itu kelak akan menjadi ‘orang’.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement