Rinciannya adalah 2 titik yang terpantau di Berau tersebar pada dua kecamatan, yakni Kecamatan Kelay dan Sambaliung yang semuanya memiliki tingkat kepercayaan menengah.
Di Kabupaten Kutai Kartanegara yang terdeteksi 3 titik panas, lanjutnya, tersebar pada tiga kecamatan, yakni Kecamatan Loa Kulu, Muara Muntai, dan Kecamatan Kota Bangun.
Sedangkan 24 titik yang terpantau di Kutai Timur, tersebar pada empat kecamatan, yakni 16 titik di Kecamatan Bengalon, 3 titik di Kaubun, 1 titik di Kongbeng, dan 4 titik di Kecamatan Sangatta Utara.
Ia mengatakan bahwa bulan ini sebenarnya masih masuk musim hujan, namun terdapat peluang dalam beberapa hari tidak terjadi hujan berturut-turut di sejumlah kawasan, sehingga hal ini berakibat pada biomassa yang kering dan rawan terjadi kebakaran lahan dan hutan (karhutla), maka semua pihak harus saling menjaga dan waspada.
"Mengingat banyaknya titik panas yang terpantau hampir tiap hari, maka kami imbau semua elemen sama-sama menjaga agar tidak terjadi kebakaran, seperti tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak melakukan pembakaran saat mengelola lahan, apalagi jika di kawasan tersebut ada hutan atau lahan yang mudah terbakar," katanya.
(Fakhrizal Fakhri )