Ia mengaku hanya berniat mendorong untuk bersama-sama mewujudkan kesatuan umat secara nasional lebih dulu.
"Saya mengulang-ulang setiap ada perbedaaan hari raya untuk megingatkan bahwa perbedaan ini mestinya bisa diselesaikan, tidak dilestarikan," katanya.
"Sekali lagi saya mohon maaf dengan tulus kepada pimpinan dan warga Muhammadiyah atas ketidaknyamanan dan kesalahpahaman yang terjadi," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.