LAMPUNG - Puncak arus balik gelombang kedua diprediksi terjadi tanggal 30 April - 1 Mei di Pelabuhan Bakauheni. Tercatat kendaraan roda empat menyeberang ke Pulau Jawa tembus diangka 100.707 unit.
Memasuki H+8 layanan arus balik Lebaran khususnya di lintas Bakauheni - Merak menghubungkan Pulau Sumatera dan Jawa terpantau ramai lancar dan terkendali.
Direktur Komersial dan Pelayanan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), M Yusuf Hadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder telah mendukung dan menyukseskan layanan arus mudik maupun balik penyeberangan, pada Angkutan Lebaran 2023 berjalan lancar, aman, nyaman dan selamat.
Dia juga menyebutkan, tercapainya hal itu merupakan bentuk sinergi dan koordinasi para stakeholder dalam penyelenggaraan angkutan lebaran tahun ini. Sejauh ini berjalan lebih baik dan optimal, namun selalu ada ruang untuk penyempurnaan.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sebagai operator, bersama dengan stakeholder berkomitmen untuk memastikan kelancaran. Tidak hanya Angkutan Lebaran tetapi juga angkutan Natal dan Tahun baru mendatang.
"Apresiasi dan terima kasih kepada seluruh stakeholder, mulai dari regulator Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, Kemenko PMK, TNI dan Polri, Pemerintah Provinsi Banten dan Lampung, para operator kapal yang mempersiapkan kapalnya dengan baik,"ujar Yusuf Hadi dalam konferensi pers di Pelabuhan Bakauheni, Lampung (1/5/2023).
Menurut Yusuf, kesuksesan saat arus balik lebaran tahun ini, berkat adanya arahan langsung dari Presiden Joko Widodo. Salah satunya soal fasilitas layanan publik dan penyediaan kapal tiket secara online.
"Tidak kalah penting kepada pengguna jasa penyeberangan telah mematuhi arahan Presiden Jokowi untuk mempersiapkan perjalanan dengan membeli tiket sebelum tiba di pelabuhan,"paparnya.
Lebih lanjut, ia mengapresiasi kepada rekan-rekan media telah memberitakan situasi terkini kepada masyarakat secara luas. Sehingga para pemudik dapat teredukasi dengan baik serta mempersiapkan perjalanannya sebaik mungkin serta membeli tiket secara mandiri melalui aplikasi atau website.
"Media berperan besar dalam mendukung sosialisasi Ferizy. Kerja sama ini memperlihatkan hasil signifikan, jumlah reservasi online telah mencapai 97% dibandingkan tahun lalu yang hanya di bawah 20%,"pungkasnya.
(Fakhrizal Fakhri )