JAKARTA - Kendaraan tempur M3 Amphibious Pontoon TNI AD diujicoba oleh Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 10 Divif 2 Kostrad di anak Sungai Brantas.
Kendaraan tempur ini mampu dioperasikan di darat maupun air. Selain untuk keperluan pertempuran alat baru, ranpur ini juga bisa digunakan saat bencana alam dengan membentuk jembatan belly serta mengangkut tank leopard milik Kostrad.
Pada 21 November 2021 lalu, Kepala Staf Divisi Infanteri 2 Kostrad, Brigjen TNI Tjaturputra G Genah mengatakan bahwa anak Sungai Brantas dipilih sebagai tempat latihan, karena kondisi lebar, kedalaman sungai hingga arus sudah sesuai dengan karakteristik latihan.
“Karena latihan ini sebagai upaya pendalaman pemahaman prajurit dalam menguasai peralatan,” ujarnya.
Rencananya kata dia, penggunaan M3 Amphibious Pontoon ini tidak hanya pada operasi militer. Namun juga pada penanganan penanggulangan bencana.
Salah satunya jika terjadi jembatan putus. “Karena kecepatan membangun jembatan, sepanjang seratus meter lebih hanya butuh waktu tidak sampai satu jam,” pungkasnya.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.