BEKASI - Sonder Simbolon (72) dan Tiurmaida (65) pasangan suami istri menjadi korban tabrak lari hingga tewas di Jalan Raya Kampung Sawah, pada Kamis 4 Mei 2023. Pihak keluarga mendapatkan informasi bahwa mobil penabrak teridentifikasi menggunakan jenis Mobil Nissan X-Trail.
“Ayahkan sudah berumur ya, usia 72 tahun biasanya kalau bawa motor itu enggak pernah kencang, kita tahu lah kalau orang berumur itu lambat normal, cuma dari arah berlawanan infonya saya juga belum lihat ya, infonya ada mobil ada Nissan X-trail bernomor polisi L,” ujar anak korban, Rendra Falentino Simbolon, Jumat (5/5/2023).
Akibat peristiwa kecelakaan itu, kedua orangtua Rendra meninggal dunia di tempat. Kondisi orangtuanya sangat mengenaskan.
“Lukanya parah sekali. Kaki bapak saya sebelah kanan sampai putus. Kalau ibu mah ngak terputus tapi patah,” jelas dia.
Pihak keluarga, kata dia, bersikukuh untuk melanjutkan seluruh proses hukum untuk mengusut dan menguak pelaku penabrak. Pihak keluarga pun rencananya akan menunjuk penasihat hukum guna mengawal kasus ini.
“Jadi kami akan menempuh jalur hukum dan pelaku harus dipidanakan. Kebetulan dari keluarga kami juga ada yang berprofesi pengacara dan beliau akan mengawal kasus ini ke kepolisian,” pungkasnya.
Sebelumnya, insiden tabrak lari terjadi di Jalan Raya Kampung Sawah, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi menyebabkan SS (72) dan TI (65), sepasang suami istri tewas. Korban disebut terpental hingga melewati pagar setinggi 2 meter.