Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Luhut: Diidamkan Ayah Jadi Dokter, Malah Berprestasi di TNI

Nanda Aria , Jurnalis-Sabtu, 06 Mei 2023 |05:05 WIB
Kisah Luhut: Diidamkan Ayah Jadi Dokter, Malah Berprestasi di TNI
Luhut Binsar Pandjaitan/Foto: Istimewa
A
A
A

 

JAKARTA - Tak ada yang menyangka jika Purnawirawan Jenderal Luhut Binsar Pandjaitan ternyata tak direstui oleh ayahnya menjadi tentara. Ayahnya, Bonar Pandjaitan, menginginkan anaknya menjadi insinyur atau dokter.

Mulanya, ketertarikan Luhut masuk TNI berawal ketika dirinya melihat pendaratan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) di Pekanbaru, Riau, saat masih duduk di bangku sekolah.

 BACA JUGA:

Aksi pendaratan itu dipimpin langsung Komandan RPKAD sekaligus Penguasa Pelaksanaan Dwikora Daerah (Pepelrada), Kolonel Kaharuddin Nasution. Ketika itu, Luhut terheran-heran melihat aksi yang dilakukan para prajurit RPKAD (sekarang Kopassus).

”Peristiwa itulah yang akhirnya mengantar Luhut untuk bermimpi menjadi anggota RPKAD,” tulis Nurmala Kartini Pandjaitan, adik kandungnya, dalam buku berjudul 'Luhut'.

 BACA JUGA:

Ayahnya, Bonar Pandjaitan, merupakan tentara pejuang sebelum kemerdekaan. Namun, Bonar Pandjaitan memilih pensiun dini karena enggan pangkatnya diturunkan.

Penurunan pangkat itu bagian dari kbijakan rasionalisasi oleh pemerintah pusat pasca-kemerdekaan 17 Agustus 1945. Pangkatnya turun dari Letnan menjadi Pembantu Letnan Satu (Peltu).

"Akibatnya, Bapak kemudian mengundurkan diri sebagai Tentara Republik Indonesia. Padahal, saat keluar dari dinas tentara, Bapak tidak memiliki pekerjaan,” kenang Luhut.

Setamat SMP, Luhut yang merupakan anak sulung dari 5 bersaudara ini kemudian melanjutkan pendidikan di SMA Kristen 1 Penabur di daerah Bandung, Jawa Barat. Ketika itu, pamannya menyarankan agar Luhut masuk Akademi Militer Nasional (AMN) yang kini bernama Akademi Militer (Akmil).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement