Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Luhut: Diidamkan Ayah Jadi Dokter, Malah Berprestasi di TNI

Nanda Aria , Jurnalis-Sabtu, 06 Mei 2023 |05:05 WIB
Kisah Luhut: Diidamkan Ayah Jadi Dokter, Malah Berprestasi di TNI
Luhut Binsar Pandjaitan/Foto: Istimewa
A
A
A

Lulus dari SMA, Luhut kemudian mendaftar di Akmil dengan tujuan agar diterima menjadi anggota RPKAD. Ia pun diterima di Akmil pada 1967. Sayangnya, masuknya Luhut ke Akmil tidak sesuai keinginan ayahnya.

”Karena bagi orang Batak saat itu, jika ingin melanjutkan sekolah ke jenjang universitas hanya ada satu lembaga pendidikan tinggi yang mereka akui, yakni ITB (Institut Teknologi Bandung). Di luar itu dianggap tidak bersekolah,” ucap Luhut.

Kartini Pandjaitan mengakui jika sang ayah sangat menginginkan Luhut menjadi seorang dokter atau insinyur, bukan menjadi tentara. “Padahal, Bapak ingin sekali Bang Luhut menjadi insinyur atau dokter,” kata Kartini.

Meski tidak sesuai keinginan ayahnya, Luhut tetap bersikeras terjun ke dunia militer. Dari situlah Luhut mengakui merasakan sejumlah 'penderitaan'. Meski keras bekerja dan berprestasi tetapi Luhut tidak pernah mencapai puncak karier di lingkungan TNI.

Dia tidak pernah menjadi Kasdam, tidak pernah menjadi Pangdam, Danjen Kopassus, KSAD, tidak juga menjadi Panglima TNI. Padahal Luhut yakin dan merasa memiliki kualifikasi, persyaratan, jasa, penghargaan dan prestasi serta jenjang kepangkatan untuk bisa menduduki semua tingkatan dan jabatan itu.

“Tapi inilah hidup, kita tidak pernah tahu apa yang digariskan oleh alam untuk kita,” kata Luhut.

(Nanda Aria)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement