JAKARTA - Alasan kenapa dinamai Bandara Juanda menjadi tempat lepas landas pesawat di Jawa Timur.
Di Jawa Timur sendiri bandara Juanda menjadi ikonik bandar udara kawasan timur pulau Jawa tersebut.
Uniknya, meski berada di kecamatan Sedati, Sidoarjo, namun badara ini identik dengan Surabaya. Tak sedikit bahkan menyebutnya dengan Bandara Juanda Surabaya.
Terlepas dari hal tersebut, nama Juanda bagi sebagian orang sangat menarik. Tak sedikit dari mereka mempertanyakan alasan pemberian nama.
-Alasan Kenapa Dinamai Bandara Juanda
Perlu diketahui, pemberian nama bandara di Indonesia umumnya terinspirasi dari nama tokoh pahlawan atau tokoh masyarakat yang berjasa atau berasal dari tempat dibangunnya bandara itu.
Nama Bandara Juanda sendiri diambil dari nama salah satu pahlawan nasional Indonesia, yakni Ir. R. Djoeanda Kartawidjaja atau Ir. Haji Juanda. Pahlawan yang lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, 14 Januari 1911 itu menjabat sebagai Menteri Perhubungan.
Proyek bandara yang diberi nama Proyek Waru ini direncanakan sejak 1956. Proyek ini menjadi pembangunan bandara baru pertama semenjak kemerdekaan, sebab bandara lainnya hanya melibatkan proses pembaruan dari bandara peninggalan Belanda.
Bandara ini mulanya ditujukan sebagai Pangkalan Biro Penerbangan Angkatan Laut. Bersamaan dengan agenda politik pembebasan Irian Barat pada kala itu praktis membuat Bandara Juanda didaulat sebagai pangkalan udara baru sebagai basis militer.
Lantaran terhambat pendanaan, Presiden Soekarno saat itu mengutus Ir. Djuanda untuk mengambil alih kuasa atas pembangunan proyek yang mulanya dimotori oleh Compagnie d’Ingenieurs et Techniciens (CITE) sebagai konsultan dan Societe de Construction des Batinolles (Batignolles) sebagai kontraktor hingga pembangunannya rampung.
Ir. Juanda sendiri baru mendarat di Pangkalan udara Waru pada 15 Oktober 1963, sayangnya belum genap sebulan pada 7 November 1963 Ir. Djuanda wafat. Untuk mengenang jasanya dalam menyelesaikan proyek ini, maka Pangkalan udara yang sedianya akan diberi nama “Lanudal Waru” ini diresmikan dengan nama baru, yakni “Lanudal Djuanda” pada 12 Agustus 1964 oleh Presiden Soekarno.
Itulah alasan kenapa dinamai Bandara Juanda yang tak banyak orang ketahui.
(RIN)
(Rani Hardjanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.