Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hati Bung Karno Hancur Ditolak saat Melamar Noni Belanda, Terobati 23 Tahun Kemudian

Arief Setyadi , Jurnalis-Jum'at, 12 Mei 2023 |07:04 WIB
Hati Bung Karno Hancur Ditolak saat Melamar Noni Belanda, Terobati 23 Tahun Kemudian
Soekarno (Foto: Tangkapan layar/Ist)
A
A
A

SOEKARNO, Presiden pertama RI itu dikenal sebagai sosok yang karimastik. Tak heran kehidupannya banyak dikelilingi perempuan cantik. Bukan rahasia lagi, Bung Karno sapaan akrabnya, memiliki banyak istri. 

Kendati urusan cintanya tak berarti selalu berjalan mulus. Bapak Proklamator itu ternyata pernah ditolak saat melamar wanita Belanda.

Bung Karno bersekolah di HBS (Hogere Burger School), sekolah lanjutan tingkat menengah pada zaman Hindia Belanda untuk orang Belanda, Eropa atau elite pribumi dengan bahasa pengantar bahasa Belanda.

"HBS setara dengan MULO + AMS atau SMP + SMA, namun hanya 5 tahun. Di HBS Surabaya, ketika itu, dari lebih 100 murid, hanya 20 orang saja yang pribumi,"ujar Roso Daras penulis buku "Sukarno Sejarah Yang Tercecer".

HBS hanya ada di kota Surabaya, Semarang, Bandung, Jakarta, dan Medan pada zaman itu. Sedangkan AMS, ada di kota Jakarta, Bandung, Medan, Yogyakarta, dan Surabaya.

Dalam buku Bung Karno dalam biografi yang ditulis Cindy Adams, disebutkan begitu membaranya Bung Karno untuk bisa menaklukkan noni-noni Belanda, agar bisa menjadi pacarnya. Selain penasaran sebagai laki-laki yang menaklukan gadis bangsa penjajah, tujuan lainnya adalah agar cepat mahir berbahasa Belanda.

Semasa muda, Bung Karno merasa tampan dan pintar. Ia pun mendapatkan gadis-gadis Belanda idamannya. "Ia mencatat, gadis bule HBS pertama yang jadi kekasihnya bernama Pauline Gobee, anak salah seorang gurunya di HBS. Pauline dikisahkan sebagai seorang gadis yang cantik, dan Sukarno tergila-gila kepadanya," kata Roso.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement