Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dihadiri Bikkhu Mancanegara, Ini Rangkaian Peringatan Hari Raya Waisak di Candi Borobudur

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Minggu, 28 Mei 2023 |14:51 WIB
Dihadiri Bikkhu Mancanegara, Ini Rangkaian Peringatan Hari Raya Waisak di Candi Borobudur
Rangkaian Hari Raya Waisak 2569 BE/2023 di Candi Borobudur. (Antara)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Agama melalui Ditjen Bimas Buddha bersama Walubi (Perwakilan Umat Buddha Indonesia), Permabudhi (Persatuan Umat Buddha Indonesia), dan lembaga-lembaga keagamaan Buddha melaksanakan peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak 2567 BE/2023 di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, pada 4 Juni 2023.

Staf Khusus Menteri Agama, Wibowo Prasetyo mengatakan, perayaan Waisak nanti menghadirkan banyak Bikkhu dari mancanegara, seperti Thailand, Singapura, dan Malaysia.

"Merupakan suatu kebanggaan bahwa Candi Borobudur telah resmi menjadi tempat ibadah umat Buddha, bukan hanya bagi umat Buddha Indonesia, tapi juga umat Buddha dunia," ucap Wibowo, di Jakarta, sebagaimana dikutip Minggu (28/5/2023).

"Ada tradisi Thudong para Bikkhu berjalan kaki dari Thailand ke Indonesia menuju ke Candi Borobudur," katanya.

Ia melanjutkan, Hari Raya Waisak tahun ini juga menjadi simbol kebersamaan umat Buddha. Dua organisasi keagamaan Buddha terbesar di Indonesia, yaitu Walubi dan Permabudhi berkomitmen merayakan Hari Raya Waisak secara bersama-sama. "Tidak mementingkan ego masing-masing, tapi mengutamakan sikap toleransi dan kebersamaan," ujarnya.

Menurut Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang libur nasional dan cuti bersama telah menetapkan Hari Raya Waisak jatuh pada 4 Juni 2023. Detik-detik Waisak di Indonesia akan dirayakan pada pukul 10.41. WIB.

Dirjen Bimas Buddha Kemenag, Supriyadi menerangkan penetapan Hari raya Tri Suci Waisak di Indonesia menggunakan metode Purnama-Sidhi berdasarkan perhitungan Astronomi yang bersifat universal, ilmiah, dan modern.

Supriyadi merinci, satu tahun matahari berjumlah 365 hari, sedangkan satu tahun lunar hanya 355 hari sehingga terdapat perbedaan 10 hari setiap tahunnya.

Pada tahun kabisat lunar, dalam satu tahun terdapat 13 purnama. Pada saat itu, terdapat bulan Waisak ganda. Karena itu, perhitungannya berpatokan pada kalender lunar/chandra Buddhis yang sudah menyesuaikan dengan perhitungan kalender matahari/solar-surya. Atau, perhitungan luni-solar yang setiap satu daur 19 tahun terdapat 7 tahun kabisat lunar dengan 7 bulan sisipan.

"Tahun 2023 Masehi adalah tahun kabisat lunar di mana terdapat bulan Waisak ganda. Maka yang diambil adalah Purnama-Sidhi Waisak kedua yang jatuh pada 4 Juni 2023," tuturnya.

Berikut rangkaian peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak 2567 BE/2023 :

1. Acara Bakti Sosial Pengobatan Gratis pada tanggal 30 dan 31 Mei 2023,

2. Api Dharma di Mrapen, Grobogan, dan Ritual pensakralan di Candi Mendut pada tanggal 2 Juni 2023,

3. Pengambilan Air Berkah di Umbul Jumprit, Temanggung, dan Ritual pensakralan Candi Mendut pada tanggal 3 Juni 2023,

4. Acara Kirab Waisak Candi Mendut ke Candi Borobudur, Detik-Detik Waisak, Pradaksina Candi Borobudur, dan Pelepasan Lampion Waisak pada tanggal 4 Juni 2023.

Acara festival pelepasan lampion merupakan pertanda penutupan perayaan Waisak 2567 BE tahun 2023. Festival lampion di Borobudur ini juga bisa diikuti masyarakat umum.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement