Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Viral Pemotor Sengaja Tabrakkan Diri ke Mobil, Polisi: Narasinya Tak Benar

Isty Maulidya , Jurnalis-Minggu, 28 Mei 2023 |06:30 WIB
Viral Pemotor Sengaja Tabrakkan Diri ke Mobil, Polisi: Narasinya Tak Benar
Polisi ungkap fakta viral pemotor tabrakkan diri ke mobil (Foto: tangkapan layar)
A
A
A

TANGERANG - Sebuah video cekcok mulut antara pengemudi mobil dan pemotor viral media sosial (medsos). Peristiwa tersebut terjadi di Jalan KH. Hasyim Ashari, Kota Tangerang, dan diduga pengendara motor melakukan pemerasan dengan sengaja menabrakkan diri ke arah mobil.

"Kejadiannya pada hari kamis, 25 Mei 2023 sekira jam 10.45 WIB dan viral pada Jumat 26 Mei 2023, setelah video itu diunggah perekam ke akun media sosialnya," terang Kapolres Tangerang Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Minggu (28/5/2023).

Selanjutnya, pada hari Jum'at 26 Mei 2023 malam, polisi pun berhasil mengamankan kedua pihak yakni perekam video DJ (26) dan pemotor FT (25). Mereka berdua dimintai keterangan serta kronologi yang sebenarnya dari kejadian tersebut.

"Setelahnya, didapati fakta kejadian sebenarnya, saat itu pemotor FT hendak memutar arah, tiba-tiba ditabrak oleh mobil keluarga DJ yang saat itu dikemudikan oleh orangtuanya," jelasnya.

Insiden tersebut menyebabkan kenalpot motor FT rusak, namun saat itu pengemudi mobil tidak kooperatif, hingga akhirnya FT pun emosi hingga memaksa ayah dari DJ itu untuk turun dan mengecek kerusakan motornya.

Saat kejadian, antara pengemudi mobil dan pemotor sudah berdamai dan pengemudi mobil mengganti kerusakan knalpot motor itu.

"Karena kejadian itu direkam DJ dan diunggahnya pada malam harinya, dan kemudian viral, karena dalam narasinya berisi modus memeras dengan menabrakkan diri," ungkap Zain.

Kapolres pun mengatakan setelah diklarifikasi di Kantor Polsek Tangerang, bahwa kejadian viral dengan narasi pemerasan yang dilakukan oleh pemotor tersebut tidak benar, kedua belah pihak pun sudah saling meminta maaf dan berkomitmen untuk tidak melanjutkan masalah ini ke ranah hukum.

"Mereka sudah saling memaafkan dan berkomitmen untuk tidak melanjutkan masalah ini ke ranah hukum, serta mengklarifikasi kebenarannya ke media sosial untuk memulihkan nama baik satu sama lain," paparnya.

Zain pun mengimbau agar masyarakat untuk bijak dalam menggunakan serta memanfaatkan media sosial, setiap permasalahan yang terjadi dapat diselesaikan dengan musyawarah mufakat. Laporkan ke pihak Kepolisian bilamana memerlukan penanganan lebih lanjut.

"Video Viral tersebut sudah dihapus oleh pengunggah, karena narasi yang tidak sesuai dengan kenyataannya, bijaklah masyarakat dalam menggunakan media sosial, mari kita jaga kedamaian di Kota Tangerang," tutup Kapolres.

(Fakhrizal Fakhri )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement