Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peristiwa Baku Hantam Kopassus dan Marinir Akibat Persoalan Sepele

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Sabtu, 03 Juni 2023 |08:00 WIB
Peristiwa Baku Hantam Kopassus dan Marinir Akibat Persoalan Sepele
Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)
A
A
A

Komandan Batalyon I RPKAD kala itu, Mayor Benny Moerdani, baru pulang main tenis dari Senayan menduga ada yang tak beres saat melihat iring-iringan truk RPKAD penuh sesak oleh tentara.

Konvoi RPKAD dari Batalyon II tersebut tampak meninggalkan markas dengan tergesa-gesa. Benny yang masih mengenakan baju olahraga pun berusaha mengejar konvoi truk itu.

Di sepanjang jalan, masyarakat tampak panik. Benny yang mengejar pun berhenti dan menanyakan apa yang terjadi.

Benar saja, saat mengecek ke RSPAD, Benny melihat korban berjatuhan dari kedua belah pihak. Ia pun berusaha ingin melerai pertikaian pergi ke asrama KKO di Kwini.

Tanpa membawa senjata dan hanya menggunakan pakaian olahraga, tanpa gentar, Komandan RPKAD itu masuk ke asrama KKO yang notabene tengah gontok-gontokan dengan RPKAD. Sesampainya di pos jaga, Benny melihat puluhan Tjakrabirawa eks-KKO siap tempur dengan senjata terkokang.

Ada seorang serdadu bekas anak buahnya saat Operasi Trikora di Irian Barat yang memberi hormat kepadanya. Prajurit itu diminta untuk memanggil sang komandan.

Saat sang komandan keluar, tak disangka ternyata teman akrab Benny waktu di Solo. Yakni, Mayor Saminu, Komandan Batalyon II Resimen Tjakrabirawa.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement