JAKARTA - Media sosial (medsos) dihebohkan dengan viralnya postingan seorang anggota Brimob, Bripka Andry Darma Irawan yang mengungkap kekesalannya dan curhat karena dimutasi oleh atasannya.
Bripka Andry Darma Irawan mengungkapkan, bahwa telah menyetor uang ratusan juta ke komandannya agar tetap berdinas di Kabupaten Rokan Hilir bukan dimutasi ke Brimob Polda Riau di Kota Pekanbaru. Berikut sejumlah faktanya:
1. Setor Uang hingga Rp650 Juta ke Atasannya
Dalam curhatannya, Bripka Andry di Instagram peribadinya, @andrydarmairawan, ia pun mengungkapkan sudah menyetor uang Rp650 juta kepada atasanya, Komandan Batalyon Pelopor B Brimob di Rohil.
"Saya Bripka Andry Darma Irawan sebelumnya berdinas di Batalyon B Plopor Rokan Hilir Brimob Polda Riau. Saya dimutasi, Demosi tanpa ada kesalahan dari Batalyon B Pelopor ke Batalyon A Pelopor yang berada di Pekanbaru," ujarnya.
Dia menjelaskan bahwa surat mutasinya sudah ditandatangani pada 8 Maret 2023. Atas surat ini, Andry mengaku sudah menemui Komadan Brimob Polda Riau Kombes Pol Rony Lumban Gaol.
Andry mengaku bahwa dirinya sudah menjalankan perintah Danyon Pelopor Rohil untuk mencari dana agar tak dimutasi. Diapun sudah mengumpulkan uang Rp650 juta.
"Sampai bulan Februari 2023 saya sudah mengumpulkan uang Rp650 juta ke rekening komandan saya atas nama Kompol Petrus. Saya sudah mengumpulkan uang sejak Januari 2023," tukasnya.