Biasanya dalam bentuk usaha produk yang menggunakan barang bekas, misalnya handcraft, lukisan, pakaian, dan sebagainya.
“Ternyata kan generasi-generasi muda sekarang itu sangat berorientasi pada isu lingkungan, bagaimana kemudian dunia itu lebih baik dan lebih nyaman. Maka semua yang hari ini mengganggu, contoh saja sampah, mereka mencoba untuk mengolah,” ujarnya.
Pemerintah sejatinya juga bisa menerapkan hal tersebut dengan tujuan meningkatkan ekonomi masyarakat. Maka, Pemprov Jateng menerapkan konsep ekonomi sirkular.
Konsep tersebut juga membuat Jateng mendapatkan penghargaan perencanaan pembangunan daerah terbaik dari Bappenas sebanyak tiga kali, yakni pada 2019, 2020, dan 2023.
"Kalau kemudian, ada efek-efek penghargaan itu, itu bukan tujuan, yang penting substansinya banyak sekali kelompok masyarakat, anak muda, yang demen (suka) banget sama ekonomi sirkular,” ujarnya.
Ganjar berharap, banyak masyarakat yang menggunakan EBT dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, anak muda juga diharapkan semakin banyak yang menerapkan konsep tersebut.
“Ya mudah-mudahan makin banyak menjadi trend center ya ekonomi sirkular dan kemudian orang akan mau melakukan aktivitas di situ,” pungkasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.