"Jadi semakin menghangat di Samudra Pasifik. Itu kita lihat suhu atau temperatur anomali di Samudra Pasifik ini semakin meningkat, saat ini sudah mencapai angka 0,8 yang sudah dekat dengan 1," terang Dwikorita.
"Kalau sampai menyentuh angka 1 berarti El Nino moderat. Saat ini masih 0,8 di bawah 1 itu El Nino-nya lemah namun ada tren untuk segera memasuki moderat. Artinya intensitasnya semakin menguat peluang lebih dari 80%," lanjutnya.
Sementara, terkait IOD yang dikontrol oleh suhu air laut di Samudra Hindia, saat ini berada pada fase mengarah menuju fase positif. Fase itu terjadi mulai bulan Juli hingga Oktober 2023.
"Keduanya terjadi bersamaan dipredksi pada semester 2 ini. Berdampak pada semakin berkurangnya curah hujan di sebagian wilayah Indonesia selama periode musim kemarau ini," pungkasnya.
(Nanda Aria)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.