JAYAPURA - Pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens hingga kini masih disandera Kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya. Bahkan kelompok tersebut mempersulit upaya pembebasan pilot dengan menutup ruang komunikasi dengan aparat maupun pemerintah.
Berikut sejumlah faktanya:
1. Video Berisi Ancaman
Beredar vidio viral di mana KKB kelompok Kogoya mengancam akan mengeksekusi pilot Susi Air jika dalam jangka waktu dua bulan ke depan pemerintah Indonesia tidak menyetujui permintaan mereka.

5 Fakta Mantan Petinggi KKB Ditangkap saat Hendak ke Papua Nugini, Sempat Lakukan Perlawanan
2. Tidak Ada Ruang Dialog
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, bahwa salah satu sebab lamanya proses pembebasan pilot Susi Air karena pihak kelompok teroris Egianus Kogoya tidak membuka ruang untuk berkomunikasi dan dialog dengan aparat dan pemerintah.
“Sesuai dengan arahan Kapolda Papua, Aparat TNI-Polri tetap mengedepankan negoisasi dalam upaya pembebasan pilot Susi Air, " ujar Ignatius, Jumat (9/6/2023).

Special Report: Berkejaran dengan Sisa Waktu Ultimatum KKB Ancam Bunuh Pilot Susi Air
3. Cara Persuasif
Sekadar diketahui, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono tetap memilih cara persuasif dalam upaya membebaskan pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens dari penyanderaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) teroris.
Hal itu diutarakan Yudo Margono usai pertemuan petinggi militer Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara dalam forum ASEAN Chief of Defence Forces Meeting (ACDFM) ke-20 di Apurva Kempinski, Nusa Dua, Badung, Bali, Rabu.
"Untuk pilot sudah sering saya sampaikan bahwa kita tetap mengutamakan dialog, koordinasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat dan juga Pj (Penjabat) Bupati Nduga, kita utamakan dengan cara persuasif, tidak dengan operasi militer," ujar Yudo.