“Beberapa di antaranya tentu ya nasib hidupnya sendiri-sendiri. Akankah mereka terus, langsung bekerja di sana atau apakah pulang,” sambungnya.
Ganjar mengatakan, program magang ke Jepang ini diharapkan dapat membekali para siswa agar siap masuk ke dunia kerja. Khususnya pengalaman di industri-industri terbaik di luar negeri.
“Rata-rata yang mereka punya pengalaman luar (negeri) nilai tambahnya banyak sekali. Ini adalah cara kita mendorong anak-anak kita pada usia kerja betul-betul kita bisa mendapatkan kesempatan itu,” pungkas Ganjar.
Sebagai informasi, Ganjar tengah menggenjot penyerapan tenaga kerja SMK sederajat dengan metode ‘link and match’ industri, baik di dalam maupun luar negeri. Hasilnya, sebanyak 170.757 tenaga kerja SMK sudah terserap berbagai perusahaan sepanjang 2022 lalu.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.