Setelah serangkaian panjang kemenangan Jepang, Armada Pasifik AS memenangkan Pertempuran Midway pada Juni 1942. Hal ini menjadi titik balik perang. Di Guadalcanal, salah satu Kepulauan Solomon selatan, Sekutu berhasil melawan pasukan Jepang dalam serangkaian pertempuran dari Agustus 1942 hingga Februari 1943, membantu membalikkan keadaan di Pasifik.
Pada pertengahan 1943, angkatan laut Sekutu memulai serangan balik terhadap Jepang. Serangan ini melibatkan serangkaian serangan amfibi di pulau-pulau penting yang dikuasai Jepang di Pasifik. Strategi "lompat pulau" ini berhasil. Pasukan Sekutu bergerak lebih dekat ke tujuan akhir mereka untuk menyerang tanah air Jepang.
Menuju Kemenangan Sekutu dalam Perang Dunia II (1943-45)
Di Afrika Utara, pasukan Inggris dan AS telah mengalahkan Italia dan Jerman pada tahun 1943. Invasi Sekutu ke Sisilia dan Italia menyusul, dan pemerintahan Mussolini jatuh pada Juli 1943, meskipun pertempuran Sekutu melawan Jerman di Italia akan berlanjut hingga 1945.
Pada Blok Timur, serangan balasan Soviet yang diluncurkan pada November 1942 mengakhiri Pertempuran Stalingrad yang berdarah. Mendekati musim dingin bersamaan dengan menipisnya persediaan makanan dan obat-obatan, pasukan Jerman mengakhiri perang dan menyerah pada 31 Januari 1943.
Pada 6 Juni 1944 diperingati sebagai "D-Day” Sekutu memulai invasi besar-besaran ke Eropa. Mereka mendaratkan 156.000 tentara Inggris, Kanada, dan Amerika di pantai Normandia, Perancis. Sebagai tanggapan, Hitler menuangkan semua sisa kekuatan pasukannya ke Eropa Barat, memastikan kekalahan Jerman di timur.
Pasukan Soviet segera maju ke Polandia, Cekoslovakia, Hongaria dan Rumania, sementara Hitler mengumpulkan pasukannya untuk mengusir Amerika dan Inggris kembali dari Jerman dalam Pertempuran Bulge (Desember 1944-Januari 1945), serangan besar terakhir Jerman dalam perang.