"Kita harus tindak karena perbuatan para pelajar ini sudah sangat meresahkan masyarakat," tukasnya.
Fathir menegaskan, untuk mengantisipasi kembali terjadinya tawuran, pihaknya akan rutin melakukan razia dan patroli. Namun ia menyebut upaya antisipasi tak bisa dilakukan sendiri dan perlu partisipasi dari masyarakat l, utamanya dari para orangtua yang memiliki anak usia remaja.
"Kita harap para orangtua ikut mengawasi anak-anak mereka. Jangan sampai terlibat tawuran. Kita juga berterima kasih kepada seluruh warga yang telah membantu menangkan para pelaku dan yang telah menginformasikan kepada kami, jika ada peristiwa tawuran di sekitar tempat tinggal mereka," pungkasnya.
(Fakhrizal Fakhri )